Rabu, 28 November 2018

Sejarah Tuyul

Tuyul, dalam bahasa Thuyul, yang ada di mitologi Nusantara, khususnya di pulau jawa merupakan makhluk halus yang berwujud orang kerdil atau anak kecil dengan kepala yang gundul. Ada penggambaran lain berkenaan dengan asal muasal tuyul, namun tidak disepakati oleh semua orang yaitu berwarna keperakan, bersifat sosial yakni mempunyai pemimpin dan masyarakat, bersuara seperti anak ayam. Tuyul bisa dipekerjakan oleh majikan yang berasal dari golongan manusia untuk alasan-alasan tertentu terutama untuk tujuan mencuri uang. Untuk menangkal tuyul, orang-orang percaya dapat dilakukan dengan memasang yuyu di beberapa sudut rumah. Hal ini karena dipercaya tuyul menyukai yuyu sehingga mereka akan lupa dengan tugas yang dibebaskan oleh pemiliknya.

Asal muasal tuyul dalam mitologi Nusantara

Sebagian besar dari para pembaca tentunya pernah mendengar kisah asal muasal tuyul yang merupakan hantu kecil yang sangat pandai dalam urusan curi mencuri uang. Hantu yang satu ini memang sudah lama hadir diantara gegap gempita dunia mitologi yang ada di Indonesia. Seperti yang kita tahu, Indonesia merupakan salah satu kawasan yang sangat kaya dengan mitos beragam jenis hantu dan telah menjadi surga dunia klenik untuk para pecintanya. Berkaitan dengan tuyul, anda beberapa informasi yang dipandang dari sudut pandang islam dan juga sisi sejarahnya.
Di dalam mitologi Indonesia, tuyul merupakan salah satu jenis hantu yang cukup unik jika dibandingkan dengan jenis hantu-hantu yang lain. Tuyul mempunyai tubuh dengan ukuran kecil, kepala yang botak atau gundul, dan mempunyai kemampuan dalam mencuri uang. Hal tersebut membuat cerita tentang asal muasal tuyul menjadi populer diantara cerita-cerita hantu yang lainnya. Dalam kepercayaan yang ada di masyarakat Indonesia, kebiasaan tuyul untuk mencuri uang tidak terlepas dari adanya golongan manusia yang memanfaatkan tuyul sebagai jalan pintas supaya menjadi kaya dengan cara yang cepat dan instan tanpa harus kerja keras.
Adapun dalam suatu kasus yang sudah pernah ditemukan, asal muasal sosok tuyul dipercaya akan tinggal dalam sebuah patung bayi kecil. Ia kemudian akan menjadi hidup jika dibangunkan dan juga akan keluar jika diundang dengan menggunakan darah manusia yang masih segar. Dengan undangan yang berasal dari tuannya itu, tuyul akan segera beranjak untuk menuruti perintah dari tuannya yaitu mencuri uang ketika malam hari.
Adapun menurut sudut pandang islam, asal muasal tuyul diketahui merupakan penemuan Azazil, putra iblis yang sangat pandai atau cakap dalam hal penelitian. Dengan memanfaatkan penjelasan yang ada di dalam Alqur’an, Azazil telah berhasil menciptakan sosok tuyul sebagai anak buahnya yang baru. Tuyul yang merupakan ciptaan Azazil tersebut berasal dari segenggam daging atau segumpal darah, hasil dari aborsi anak-anak golongan manusia yang penuh dengan dosa. Janin yang belum mempunyai rok tersebut kemudian diisi oleh para syetan dan jin yang berasal dari kelompok Azazil untuk menyasarkan atau menyesatkan para manusia yang mengalami kesulitan atau mempunyai masalah ekonomi. Bagi para manusia yang lupa dengan Tuhannya, tentunya akan sangat tergiur dengan kemampuan sosok tuyul untuk mencuri uang. Dengan bantuan yang berasal dari hantu berkepala botak tersebut, para manusia akan terjamin bebas dari hutang yang melilitnya bertahun-tahun dan juga menjadi cepat kaya.

Berikutlah Fakta dan kebiasaan Tuyul

1.TUYUL MAKHLUK PENCURI UANG
Tentu kita sudah tahu semua tentang hobby favorit tuyul yang satu ini, yaitu suka mencuri uang secara gaib. Dimana-mana yang namanya tuyul pasti suka mencuri uang (kecuali tuyul dan mbakyul sukanya cuma main sinetron doang). Jika uang anda hilang di dalam dompet atau di almari dalam keadaan terkunci, bisa jadi uang anda dicuri tuyul.

2. TUYUL TIDAK BISA MENGAMBIL UANG TERIKAT
Namun konon tuyul tidak bisa mengambil uang dalam keadaan terikat, misalnya uang diikat karet atau diikat pakai staples. Tuyul hanya bisa mengambil uang yang berserakan saja dan hanya bisa mengambil dalam jumlah tertentu perharinya.

3. TUYUL BERASAL DARI ARWAH OROK
Menurut paranormal ki gendeng pamungkas, tuyul berasal dari arwah korban aborsi. Lalu arwah si jabang bayi bergentayangan kemana-mana seraya memanggil-manggil sang ibunda tercinta. Tapi ia keburu ditangkap oleh dukun tuyul untuk diperjualbelikan kepada majikan.

4. TUYUL BERWUJUD SERAM
Tuyul ternyata berwujud seram dan jauh dari bayangan orang-orang yang menganggapnya seperti anak kecil yang lucu. Ia mungkin arwah anak kecil, tetapi wujudnya seram dengan gigi serta telinga runcing, berkepala botak, tinggi sekitar 20 cm, berlendir seperti layaknya seorang bayi baru lahir serta ingusan.

5. TUYUL BISA DIPERDAGANGKAN
Tuyul menjadi obyek jual beli dengan harga mahal oleh para dukun dengan orang-orang yang ingin kaya tanpa usaha. Harga seorang tuyul atau seekor tuyul (jika punya ekor ding..) mencapai 5-10 juta rupiah, tergantung kualitas tuyul.

Masih menurut ki gendeng pamungkas, tuyul yang paling berkualitas berasal dari kawasan Kuningan, Jawa Barat, Tulung Agung, Jawa Timur dan Karang Pucung, Cilacap. Tiga tempat tersebut terkenal paling bagus tuyulnya, namun belum mencukupi untuk diekspor.

6. TUYUL SUKA MAINAN ANAK-ANAK
Seperti layaknya seorang bayi, tuyul minta diberikan aneka mainan anak-anak di tempat tidurnya, misalnya: boneka, mobil-mobilan, kelereng, buku gambar (siapa tahu tuyulnya suka mewarnai gambar), dan aneka mainan anak kecil. Tempat tidur tuyul juga dibuat seperti layaknya tempat tidur bayi karena ia merupakan bayi yang gagal lahir ke dunia akibat dibunuh ibunya sendiri melalui aborsi.

7. TUYUL SUKA BERMAIN KEPITING
Jika anda memelihara kepiting di dalam sumur anda, maka anda akan aman dari gangguan tuyul karena si tuyul akan sibuk bermain kepiting di dalam sumur sehingga lupa mencuri uang anda. Oleh karena itu peliharalah beberapa ekor kepiting di dalam sumur anda.

8. TUYUL TAKUT KACA CERMIN
Jika anda menaruh kaya atau cermin di dekat uang yang anda simpan, maka tuyul tidak akan berani mendekati uang anda karena melihat bayangannya sendiri di dalam cermin. Tuyul akan mengira bahwa siapa yang ia lihat di dalam cermin tersebut adalah tuyul peliharaan anda, sehingga ia takut ditampar oleh tuyul anda. Karenanya taruhlah sepotong cermin kecil di dekat brankas anda agar anda dikira memelihara tuyul oleh tuyul lain.

9. TUYUL SUKA MENETEK
Tidak hanya manusia saja, tuyul juga suka menetek. Maklum, ia adalah arwah bayi korban kejahatan ibunya yang kini sangat membutuhkan air susu ibu alias asi. Ia bisa mendapatkan air susu ibu dari seorang majikan yang mengadopsinya namun harus ditebus dengan sejumlah uang dengan cara mencuri ke orang lain. Sebenarnya saya kasihan juga nih sama si tuyul.

10. TUYUL SUKA GENDONG
Seperti layaknya memiliki anak kecil, tuyul suka mengajak jalan-jalan seminggu sekali dan minta gendong di belakang. Maka si majikan tuyul biasanya meletakkan kedua tangannya di belakang seolah menggendong anak kecil sambil jalan-jalan keliling kampung. Sebenarnya ia sedang menggendong tuyul.

11. TUYUL SUKA MAKAN NASI SISA MAJIKAN
Orang yang memelihara tuyul pasti menyisakan makan malamnya sebagian di atas piring, karena untuk makan tuyulnya. Seperti anak kecil, ia juga minta disuapi jika melihat ibunya sedang makan. Selain itu, tangan majikan tidak dicuci setiap selesai makan malam karena akan digunkan untuk menggendong tuyul nantinya ketika menyusui yang biasanya dilakukan jam 9 malam dan jam 4.30 pagi

12. TUYUL SUKA NGAMBEK
Seperti nakalnya anak kecil, terkadang tuyul ngambek jika ibunya tidak melayaninya dengan baik. Jika tuyul sedang ngambek, biasanya ia tidak berangkat mencuri uang di rumah seseorang yang diperintahkan oleh majikan, tetapi nyasar ke rumah orang lain untuk mencari makanan. Oleh karena itu anda jangan menyisakan makanan atau membiarkan makanan terbuka tanpa penutup di meja makan anda. Bisa-bisa tuyul makan disitu.

13. TUYUL SUKA RUMAH BERWARNA-WARNI
Tuyul menyukai rumah yang berwarna-warni, karenanya orang yang memelihara tuyul harus mengecat rumahnya berwarna-warni agar si tuyl senang dan kerasan. Seperti anak kecil pada umumnya, tuyul menyukai warna yang mencolok.

14. TUYUL BEKERJA SELAMA 10 TAHUN
Tuyul hanya bisa mencuri uang maksimal selama 10 tahun saja, setelah itu harus ganti tuyul baru. Mungkin tuyul lama ini sudah waktunya kitan dan memasuki masa akil baligh sehingga ia mulai tobat dan belajar mengaji di alamnya. Beberapa pakar mengatakan bahwa bayi bajang bisa tumbuh menjadi besar seperti layaknya manusia.

15. MAJIKAN TUYUL SELALU WANITA
Orang yang memelihara tuyul harus wanita karena ia harus bisa meneteki si tuyul, kalau yang neteki laki-laki mungkin tuyulnya tidak mau. Tuyul mengira majikannya adalah ibu kandungnya yang bisa menyusui dan menggendongnya setiap hari.

Tuyul merupakan makhluk bodoh layaknya seorang bayi kecil yang tidak tahu apa-apa. Ia tidak tahu kalau mencuri adalah perbuatan jahat, yang ia ketahui hanyalah menjalankan perintah sang ibunda tercinta. Padahal sesungguhnya ibu kandungnya sendiri telah membinasakannya dan melarangnya hidup di dunia melalui aborsi.

Ritual Pesugihan Tuyul

Ada banyak tempat yang banyak tuyulnya. Tempat yang banyak tuyul saya contohkan yaitu di sepanjang pantai selatan pulau Jawa. Memiliki tuyul akan membuat Anda kaya raya. Sebab setiap hari uang akan mengalir ke lemari pakaian tanpa harus bersusah payah untuk bekerja keras banting tulang. Ada banyak cara memanggil tuyul. Pada kesempatan kali ini, akan dipaparkan cara sebagai berikut:

Caranya pertama:

Kita cari tanggal kematian dari seorang bayi yang meninggal dalam kandungan/ belum sempat lahir ke dunia dan kemudian ikuti langkah berikut ini.
Bahan: satu gentong air dan nyalakan lilin di atasnya. Masukkan yuyu/kepiting kali dan masukkan di dalam gentong. Sediakan pula air pancuran, janur kuning (3 helai) dan rambut (9 helai).
Selanjutnya Anda telanjang duduk bersila di depan gentong berisi air yang sudah ada yuyu dan air dari pancuran terus mengucur. Panggil dia dengan mantra berikut ini:
“Tak cepakke dolananmu
Tak sogati pekaremanmu,
Mreneyo dadi anakku (ini bila ingin memelihara. Kalau sekedar ingin ketemu, ucapannya: mreneyo dadi kancaku)
Ojo nesu, ojo mlayu yen ora podo karo kekarepanmu lan pekaremanmu
Iki aku ….. (sebutkan nama Anda) sing arep dadi Bapa mu!
(ini bila ingin memelihara. Kalau sekedar ingin ketemu, ucapannya: sing arep dadi kancamu)”
Mantra ini adalah cara Anda paling mudah melakukan kontak batin dengan tuyul.

Cara kedua :

Anda tidak perlu mendapatkan tanggal kematian dari seorang anak kecil yang belum sempat lahir ke dunia dan langsung menyediakan bahan dan mengikuti langkah sebagaimana di atas.
Dua langkah di atas ada bedanya. Langkah pertama, kita akan mendapatkan jenis tuyul yang lebih hebat, lebih gesit dan susah ditangkap dari tuyul yang kita dapatkan dari langkah kedua.
Tuyul akan datang menerima Anda dan Anda perlu mempersiapkan diri untuk memeliharanya. Mohon persiapkan diri agar tidak kaget saat berdatangan makhluk-makhluk kecil setinggi botol. Bila Anda ingin memiliki tuyul, segera pilih salah satu yang Anda anggap paling bagus.
carilah seekor yuyu ,bawang putih dan jahe (secukupnya),bunga melati,dlingu bengle (secukupnya)
datangilah rumah orang yang di curigai memelihara atau memiliki tuyul. pada waktu datang usahakan pada malam selasa kliwon atau jumat kliwon.
Jahe,bawang putih jantan dan dlingu bengle kemudian di kunyah-kunyah sampai halus. dan yuyu serta bunga melati di ikat pakai tali. peganglah pucuk tali yang mengikat yuyu dan bunga melati tersebut.serta goyang-goyangkan.
kemudian semburkanlah kunyahan jahe,bawang putih dan dlingu bengle tepat ke arah pintu masuk rumah orang yang di curigai memiliki tuyul.
dan bila memang orang tersebut memiliki tuyul maka tuyul tersebut akan datang dan patuh pada perintah kita.
lalu tangkaplah tuyulnya.
Banyak dukun mahir mempraktekkan ilmu ini. Meskipun tuyul tidak mempunyai kesaktian besar, bantuannya bisa membuat Anda menjadi kaya dan ramalan Anda akan jitu.

CATATAN:
Ini hanya sekedar pengetahuan saja. Silahkan dipraktekkan namun tuyul yang sudah datang tidak usah dipegang dan dipelihara karena resikonya tinggi. Bagi para penjual tuyul mohon maaf karena saya telah membuka “rahasia” mendapatkan tuyul.
Jenis makhluk halus anak-anak ini bisa di minta untuk mencari atau lebih pasnya mencuri uang. Bila Anda mencari dan mampu memeliharanya, Anda tidak usah repot repot bekerja siang dan malam. Cukup menyediakan semua keperluan si tuyul, uang pun mengalir lancar.
Tuyul hidup di berbagai tempat yang angker dan yang paling disukai adalah ditempat-tempat yang jauh dari rumah-rumah ibadah. Di sisa-sisa reruntuhan bangunan tua, maupun di tempat-tempat yang dikeramatkan orang.
Tuyul, adalah salah satu jenis mahluk halus berwujud anak-anak balita. Sebenarnya, tuyul ini tidak ingin dipekerjakan oleh manusia. Dia hanya bermain-main, sama seperti sifat khas yang dimiliki anak kecil yang suka iseng dan ingin mencoba segala hal sebagaimana balita pada umumnya.
Nah, ini lagi repotnya manusia. Sudah mengerti masih anak anak kok tega-teganya dipekerjakan? Apa ini bukan melanggar hukum alam wadag maupun gaib? Jelas melanggar, sehingga pasti nantinya si manusia dan juga si makhluk halus ini mendapatkan akibat dari tidakan melanggar hukum.
Dengan sebuah ritual khusus seorang paranormal menembus wahana gaib dan kemudian berkomunikasi dengan sang tuyul. Ada kesepakatan antara dua makhluk Tuhan ini bila masing-masing mau dan saling membantu. Bila permufakatan sudah oke, maka masing-masing pihak harus tahu diri dan mentaati aturan yang berlaku.
Salah satu yang diminta oleh tuyul adalah “tumbal”. Ini memang syarat utama dalam permufakatan tersebut. Tumbal dalam pesugihan ini bisa bermacam-macam tergantung permufakatan. Namun biasanya, bila tuyulnya profesional maka dia akan meminta tumbal kematian dari para sahabat, saudara, bahkan anak-anaknya sendiri.
Ada pula jenis pesugihan lain yaitu Nyi Roro Kembar Sewu dimana tumbal yang dimintanya bukan kematian, tetapi si tumbal akan menjadi gila atau lebih tepatnya berprilaku seperti anak idiot. Ini dikarenakan bertukarnya jiwa si tumbal dengan salah satu anak dari Nyi roro kembar sewu yang harus dirawat dan diasuh layaknya anak sendiri. Jenis pesugihan ini sangat rumit. Nyi Roro Kembar Sewu hanya meminta jiwa seorang lelaki dewasa dengan ciri-ciri husus, lelaki ini biasa di sebut dengan sebutan “lanang panduso”.
Salah satu yang diminta tuyul adalah sebuah ruangan atau kamar khusus. Seperti ritual-ritual pesugihan lain, ritual ini juga mewajibkan si pelaku pesugihan untuk menyediakan kamar khusus di dalam rumah. Di dalam kamar, perlu dipersiapkan satu ranjang tempat tidur lengkap dengan kelambunya. Satu meja tempat sesaji dengan ukuran tinggi meja kurang lebih setinggi lutut. Tempat uang seperti bakul tempat nasi. Di dalam kamar khusus ini warna hijau haruslah dominan dari warna lainnya pada seprei, sarung bantal, kelambu, taplak meja dan sebagainya dengan warna hijau.
Salah satu yang perlu disediakan dalam kamar adalah adanya dolanan anak-anak, seperti cermin, dakon, boneka-boneka kayu dan lain-lain. Tuyul juga sangat suka untuk diajak gojek dan bermain-main. Setiap hari, pemelihara tuyul diharapkan agar membawa tuyulnya berjalan-jalan agar si tuyul kerasan dan senang.
Setiap hari, kita harus memberinya makan berupa bubur yang merupakan makanan pokok mereka, serta sesajen dan kemenyan. Tuyul bekerja pada seorang majikan sebenarnya karena terpaksa karena tuyul sebenarnya masih belum ingin bekerja, dia memiliki sifat yang sama dengan balita pada umumnya yang ingin bermain.
Adapun tuyul memiliki sifat yang sama seperti anak-anak normal biasa dimana dia harus mencari induk semang sebagai ibu kandungnya. Si induk semang perlu memperlakukan dia sebagaimana anaknya sendiri, bahkan harus rela untuk lebih mencintai tuyul dibanding anaknya sendiri. Tuyul oleh karena itu juga perlu diberi air susu dan kebutuhan-kebutuhan biologis yang lain.
Salah satu khasanah mistik lain di dunia pertuyulan adalah istilah memet. Memet adalah tuyul dari jenis yang lebih pintar dan bentuk berbeda dengan tuyul kebanyakan. Memet memiliki dua buah taring sementara tuyul biasa tidak ada. Selain itu, memet dapat berlari lebih cepat dari pada tuyul biasa. Paranormal biasanya mengakui sulit untuk menangkap memet karena sifatnya yang gesit ini.

Jumat, 23 November 2018

Mantra Mantra Dalam Bahasa Jawa

Pulau jawa merupakan wilayah yang kaya akan kebudayaan yang bersifat mistis banyak sekali jenisnya, mulai dari tradisi dan kebudyaan , pesugihan , pelet , santet , dan masih banyak lagi nah semua itu identik menggunakan mantra , nah inilah beberapa mantra yang sangat populer di pulau jawa
Berikut Mantra-Mantranya Dalam Bahasa Jawa :

1. Mantra yen arep tarakbrata

Yen arep tarabrata (tirakat), kudu adus wuwung disik, mantrane:
Niyatingsun adus, angedusi badan kayun, manggih toya rabani, dus lali, dus mani, badan adus den dusi padha badan, roh adus den dusi pada roh, suksma adus den dusi padha suksma, dat teles suksma ngalam, dat urip tan kena kawoworan, urip sajroning karsa, ingsun adus banyu saking kodratolah, byur njaba, suci njeroning badan rabani, alahu sakarsa, alahu alaihi wasalam.
Sawuse maca mantra, banjur adus wuwung kang resik.

2. Mantra supaya betah tarakbrata
Ingsun nutup rahsa, sang sir rahsa payungana ingsun, rahsa mangan cahya, cahya mangan rahsa, langgeng ing ciptaku, tetep mantep tan kena owah.
Mantra diwaca saben bakda magrib kaping 40, yen lagi tarakbrata.

3. Mantra supaya betah pasa
Bismillahirrohmanirrohim. Allahuma sakati’I maut, badanku gumulung cahyoku jumeneng, ya ingsun ratuning cahyo, ngadeg ing damar murub, urube murub ing sajroning ati, terus ing paningal, laa illaa illallaahu, muhammadurrasullulah.
Mantra diapalke yen duwe niat arep nglakoni sesirih/ pasa.

4. Mantra niat melek
Bismillahirrohmanirrohim. Niatingsun melek tutuga tekan sedina sesuk, manjing teguh rahayu kang santoso kagunganne Allah.

5. Mantra supaya betah melek
Manik coyo, bahyo coyo, coyo bahyo, sarine Allah ya Allah kulo nyuwun betah melek. Laa ilaa illallaahu, muhammadurrasuulullah.

6. Mantra keslametan
Shallallaahu alaihi wa sallam. Shifatullah, qulhu sungsang, tekenku poro malaekat, Nabiku Nabi Muhammad, luputo kang diarah, kenoho kang ngarang. Allahu akbar.
Lakune mutih 2 dina 2 bengi. Mantra yen diwaca kanggo nemu slamet lan ora dijahili wong liya.

7. Mantra ngambah papan angker
Kun kanikun ingsun kun, kowe kama salah, aja angganggu gawe, aku ratuning kun.
Lakune mutih 3 dina 3 bengi, wiwite dina Slasa Kliwon. Mantra diwaca sapisan aja ambegan.

8. Mantra ngedohake ula
Seh merling, Seh dumeling, dohna ingon-ingonira, sapembalangan dohe karo aku, aja wuruk sudi gawe marang awakku, golek sandhang pangan dhewe-dhewe, aku anak putune Nabi Solaiman.
Lakune mutih 3 dina 3 bengi, wiwite dina Kamis Wage. Mantra diwaca yen lumaku ana ngalas, utawa ing papan kang sakira ana ulane.

9. Mantra Pangirupan
Allahu cahya mulya, sira sun kongkon, sira irupen cahyaning wong agung kang disuwitani, amora lan cahyaku. Laa ilaa illallah, muhammadurrosullullah, sir-sir-sir-sir-sir.
Lakune mutih 3 dina 3 bengi wiwite dina Rabu Pon. Kasiyate mantra iki kanggo nundukake kekuatan suksma negatip wong liya. Utawa mantra diwaca yen weruh wong nyalawadi arep ngalani. Yen ditujuke mungsuhe, “wong agung kang disuwitani” diganti “mungsuh lagi sengit”.

10. Mantra Kesakten Gaib
Bismillahirrohmanirrohim. Ono jopo sewu, jopo siji datan tumomo. Sing mandi japaku dhewe. Laa ilaa illallah, muhammadurrosullulah.
Lakune pasa Ngasrep 2 dina 2 bengi lan patigeni sedina sewengi. Wiwite pasa dina Slasa. Mantra diwaca ping 7 saben ba’da salat fardlu. Yen arep dicoba diwaca ping 7 utawa yen arep mangkat perang diwaca ping pisan.

Mantra Pagering Awak
Allahumma kulhuwallah, lungguhku imbar, payungku imbar, wong sajagad kabeh kang sumedya ala marang aku, nyawane kari sadhepa, sa’asta, sakilan. Wong kang sengit marang aku, cupeten angen-angene, sandhang pangane lan sabarang niate kabeh, pet cupet karsaning Allah. Lakune mutih 7 dina 7 bengi, wiwite dina Kemis Wage. Mantra diwaca yen ana rerusuh utawa yen perang.

Mantra Siluman¥
Salallahu ngalaihi wasalam, alahuma kulhu Allah, lungguhku imbar, payungku imbar, mimang mimong si Wisakarma tengahing angin, apipit maya-maya ora katon apa apa, kang hima kakalangan petheng dhedhet alimengan si imbar ngemuli aku, wong sabuwana bloloken ora weruh aku. Lakune pasa 21 dina, kanane mangan (buka) mung sapisan sabenjam 12 bengi, yen pasane wis rampung banjur ngebleng 7 dina 7 bengi, wiwite dina Rebo Pon. Mantra diwaca yen ana bebaya utawa yen perang. Yen ketrima bisa ngilang ora diweruhi wong.

Ajian Petake Jeyengrama
Ingsun amatak ajiku, Jayabarut ingsun jumeneng datullah, umadeg tengahing jagad, sakabehing mungsuh sakubeng ing cakrawala kang padha durhaka, krungu petak gelap sakethi, padha bedhah kupinge, pecah endhase. Lakune pasa 40 dina mangan mung sapisan sabenjam 12 bengi, sawise pasa tutug 40 dina, banjur ngebleng 7 dina 7 bengi, wiwite dina Rebo Pon. Aji diwaca yen campuh perang sarta ngarepake campuh.

Mantra Sugih Banda
Ing wayah bedhug awan, ana ing latar ngadeg madhep mangidul, madep mangetan, mantra, Sentanaku juru gedong Retna Dumilah arane, kang rumeksa gedhongku ing jagad wetan, bukaken gedhongku kang isi inten berlean lan sarupaning manik-manik, ingsun arep nganggo. Ing wayah bedug awan, ana ing latar ngadeg madhep mangidul, mantra, Sentanaku juru gedhong bambang Bunarbuwana arane kang rumeksa gedhong ing jagad kidul, bukaken gedhongku kang isi busana wastra sapanunggalane ingsun arep nganggo. Ing wayah sore mbarengi Suruping srengenge ana ing latar ngadeg madhep mangulon, mantra, Sentanaku juru gedhong Nurkencana remeng arane, kang rumeksa gedhongku ing jagad kulon, bukaken gedhongku kang isi kencana mulya lan kang sarwa picis sapepake ingsun arep nganggo.
Ing wayah bedhug bengi ana ing latar ngadeg madhep mangalor, mantra, Sentanaku juru gedhong Srikolem arane, kang rumeksa gedongku ing jagad br, bukaken gedhongku kang isi sawarnaning pangan kang bangsa pan, palagumantung, palaka pendhem, palakasimpar, bangsaning iber-iberan, kewan belehan lan sarupane iwak loh ingsun arep bujana, ayo, ayo, ayo enggal enggal padha tumandhanga, saben Kliwon pada teka babarengan nggawa sakabehing kabutuhaningsun. Banjur temenga mandhuwur karo muni: bapa akasa, nuli tumungkul mangisor, muni: ibu pertiwi, nyuwun bantu. Lakune pasa 40 dina, kenane mangan mung sapisan saben jam 12 bengi, wiwite dina Kemis Wage. Sabanjure saben bengi tumindak mangkono iku, dadi turune sawise jam 12 bengi, puwasane mung cukup 40 dina bae.

Mantra Pameling
Allahu zat, allahu sifat, allahu asma, Allahu afgal, Allahu sidik, roh kudus, roh ilapi, roh sira rohingsun rohingsun dhewe Si…… (sebutna jenenge) tekaa enggal katemu aku. Lakune oran mangan uyah 40 dnai, wiwite dina rebo Pon. Mantra diwaca mbarengi pleteking srengenge, ngadhepake prenahe omahe wong kang diundang supaya teka.

Mantra panolak tenung Tujuh Layar
Allahumma kulhu buntet, kulhu balik, durgateluh, jim setan peri prayangan pada mara padha mati, jalma marang jalma mati, mati karsaning Allah.
Lakune mutih 7dina 7 bengi lan pati geni sadina sawengi, wiwite dina Setu Kliwon. Mantra diwaca mbarengi surup srengenge, diwaca ing banyu diwadhahi pinggan, banyu kadamu ping 3, banjur kaombekake marang wong kang kena tenung utawa tujulayar.

Mantra Senggara Macan
Ana kedawang miber ing tawang alat-alat, macan sewu ing mripatku, macan putih ing dhadhaku, gelap ngampar suwaraku, durga mendhak kala mendhak, teka kedhep teka wedi, teka asih mungsuhku, kodheng madhep manut sakarepku karsaning Allah. Lakune mutih 3 dina 3 bengi lan patigeni sadina sawengi, wiwite dina Jumuah Pahing. Mantra diwaca yen wis adhep-adhepan lan mungsuh.

Mantra Panglereman
Yen ana ing dalan begal durjana. Suksma nuksma, nyawa sirna, roh njendhel, rep sirep si jabang bayi katrem ing dlamakanku. Mantra kawaca sapisan karo mandeng mripate wong kang arep mbegal. Lakune pasa 21 dina mangane saben jam 12 bengi lan patigeni sadina sawengi, wiwite dina Rebo Pon.

Mantra Kateguhan
Kaki kala ingsun njaluk kiambi watu, watu sakilan sageblog kandele, rasukan ing badanku, sakehing braja dawa tuna, cendhak, cupet tiba ing ngarepku, saka karsaning Allah. Lakune nglowong 3 dina 3 bengi, wiwite dina Rebo Pon. Mantra diwaca yen ana babaya pakewuh utawa yen maju perang.

Mantra Padhang Atine
Ati-ati katengi aku njaluk padhanging ati, ora ana padhanga ati, damar kurung cumanthel pulunging ati, byar padhang wus oleh padhang ati saking karsaning Allah.

Inilah beberapa Lagu Mistik atau juga bisa di sebut nyanyian pengundang ruh

Misteri Lagu Takdir
Misteri Lagu Takdir ini konon juga bisa memanggil hantu yang bernama Lita. Jika kamu mendengarkan lagu ini ditengah malam, secara tiba-tiba akan berubah tingkah lakunya, pikiran menjadi kosong, serta dapat kerasukan.
Kularutkan ke malam sunyi
Kusandarkan ke hari yang hitam
Ku masih terpaku
Tlah ku panggil angin malam
Ku harapkan kan dihempas
namun semua sia-sia kau telah pergi
Reff:
Ketika malam datang
Ku tak bisa melihatmu
Ketika pagi datang
Ku tak bisa menyentuhmu
kau telah pergi ……..
Memang salahku tak pernah tau
tentang isi hatimu
namun sekarang kau tutup mata untuk selamanya
Itu lah lirik dari lagu tersebut. Katanya di awal dan diakhir lagu tersebut terdapat bunyi dengkingan. Bunyi dengkingan tersebut dianggap dapat membuat hantu datang. Disaat bunyi dengkingan tersebut maka akan terdengar suara aneh, seperti jejak kaki, suara ketukan pintu, suara benda jatuh dari atas, dan masih banyak lagi. Jadi kamu harus berhati-hati saat mendengarkan lagu yang satu ini.
Nah, itu tadi lagu-lagu yang diyakini dapat memanggil makhluk gaib. Kalau enggap percaya, mungkin Anda perlu mencoba menyanyikannya, ya kalau mau sih jam dua belas malam. Silakan saja!

Malam Satu Suro

Satu suro adalah hari pertama dalam kalender Jawa di bulan Sura atau Suro yang bertepatan dengan 1 muhararam dalam kalender Hijjriah. Satu suro biasanya di peringati pada malam hari setelah magrib, karena pergantian hari jawa dimulai saat matahari terbenam, bukan saat tengah malam.
Satu suro dianggap sebagai hari kramat bagi masyarakat jawa, sebagian masyarakat jawa biasanya dilarang keluar rumah saat malam satu suro, karena malam itu adalah malam keramat. Oleh karena itu, masyarakat jawa menganggap lagu malam satu suro sebagai lagu yang berbau mistik.
Padahal lirik lagu tersebut tak mempunyai kata-kata yang menyeramkan, tapi masyarakat jawa tetap saja mempercayainya sebagai lagu pemanggil makhluk halus. Nah, ini dia liriknya.
Malam ini
sunyi sepi
ku terlena
dalam mimpi
kau tersenyum
kedamaian
Liriknya sih sebenarnya biasa saja. Tapi harus hati-hati  jika ingin mendengarkan lagunya.

Ninja Bobo
Dikisahkan ada seorang anak perempuan yang bernama Nina yang berdarah Indonesia, sedangkan Belanda yang bernama Helenina Mustika Van Rodjnik. Nina ini meninggal pada saat berumur empat tahun, sedang kan lagu NINA BOBOini diciptakan oleh ibu Nina untuk menghibur Nina disaat ia menangis.
Namun, setelah Nina meninggal, ibunya selalu menyanyikan lagu ini dan sampai akhirnya Nina kembali ke rumahnya. Begitulah cerita asal mula munculnya lagu NINA BOBO ini. Liriknya seperti ini.
Nina bobo oh nina bobo
kalau tidak bobo digigit nyamuk
Lirik ini juga dapat diartikan seperti berikut.
Tidurlah sayang, adikku manis
kalau tidak tidur nanti digigit nyamuk
Tapi, cerita ini tak dapat dipercaya sepenuhnya, semua tergantung dari orang yang mau mempercayainya atau tidak.

Mantra Jelangkung
Jelangkung merupakan sebuah permainan yang bermaksud untuk memanggil makhluk halus. Orang-orang sering memainkan permainan ini hanya untuk bertemu dan bertanya akan sesuatu hal yang ingin mereka ketahui.
Namun, untuk memainkan permainan ini harus menggunakan mantra, seperti yang berikut ini.
Jelangkung jelangsat
Di sini ada pesta
Pesta kecil-kecilan
Jelangkung jelangsat
Datang tidak diundang
Pergi tidak diantar

Lingsir Wengi
Lagu Lingsir Wengi ini dipercaya oleh sebagian orang jawa dapat memanggil kuntilanak. Namun, anehnya tidak ada yang mengetahui siapa yang menciptakan lagu ini. Lau Lingsir Wengi ini dinyanyikan secara turun-temurun oleh masyarakat jawa. Konon katanya, lirik lagu Lingsir Wengi ini mengandung arti untuk memanggil makhluk halus. Seperti ini lah liriknya.
Lingsir Wengi sliramu tumeking sirno
Ojo tangi nggonmu guling
awas jo ngetoro
aku lagi bang wingo-wingo
jin setan kang tak utusi
dadyo sebarang
wojo lelayu sebet
Jika diartikan dalam bahasa Indonesia, lirik tersebut memiliki arti sebagai berikut.
Menjelang malam, dirimu (bayangmu) mulai sirna
jangan terbangun dari tidurmu
awas, jang terlihat (memperlihatkan diri)
aku sedang gelisah
jin setan ku perintahkan
jadilah apapun juga,
namun jangan membawa maut
Inilah bagian lirik yang dianggap memiliki arti sebagai pemanggil jin dan setan. Lagu ini dinyanyikan dengan nada khas masyarakat Jawa, yaitu seperti nada sinden. Jika lagu ini dinyanyikan memang dapat membuat bulu kuduk merinding.

Kumpulan Mantra dan Ritual Mengundang Makhluk Astral

Inilah Ritual dan Mantra untuk memanggil roh menurut legenda dari beberapa negara

1. Jelangkung
Main jelangkung
Permainan ini tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia lantaran kisah ini memang sudah melegenda sejak dahulu kala. Saking populernya, bahkan sampai banyak diangkat ke layar bioskop. Permainan jelangkung merupakan salah satu ritual yang dipercaya bisa memanggil roh atau arwah orang yang sudah meninggal menggunakan media boneka jerami. Benda-benda yang kamu butuhkan adalah boneka jerami, pensil, kertas, kain putih, dan batok kelapa. Setelah semua benda siap, ucapkan mantra seperti yang sudah banyak dikenal. Berikut bunyi mantra lengkapnya versi beberapa bahasa.
Bahasa Indonesia: Jelangkung, jelangkung, di sini ada pesta kecil-kecilan, datang tak dijemput, pulang tak diantar
Bahasa Jawa: Hong Hiyang Ilaheng Hen Jagad Alusan Roh Gentayangan Ono’e Jaelangkung Jaelengsat siro Wujud’e Ning kene Ono Bolon’e Siro Wangsul Angslupo Yen Siro Teko Gaib Wenehono Tondo Ing Golek Bubrah Hayo Enggalo Teko Pangundango Hayo Ndang Angslupo Ing Rupo Golek Wujud..Wujud..Wujud
Bahasa Sunda: Jaelangkung, Jalangset Ka Sungsang Judah Mulang Balik Sung Sang Sang Sida Mulang Nu Goreng Ka pulang wereng aya maung pundung dating ampun badak goreng datang nyembah, jaelangkung jaelangse upih buruk ngarumpuyuk patulakan sia ku awak aing, asal ti wetan malik ka wetan, asal ti kulon malik ka kulon, asal ti kaler malik ka kaler, asal ti kidul malik ka kidul, asal tihandap malik ka handap, asal ti cai malik ka cai.

2. Baby Blue
Permainan satu ini tidak memerlukan banyak benda. Kamu hanya butuh melakukannya di dalam kamar mandi dengan cermin di dalamnya. Setelah lampu dimatikan, berdirilah di depan kaca sambil mengulurkan tangan seperti akan menggendong bayi. Lalu ucapkan kata “baby blue” sebanyak 13 kali perlahan-lahan. Tanda permainan ini berhasil mengundang makhluk halus adalah tangan mendadak terasa berat, diikuti bahu dan pundak juga yang terasa seperti menggendong hantu. Jika sudah merasakan hal-hal tersebut, segeralah buang baby blue ke toilet. Konon katanya kalau sampai terlambat, sosok wanita tua dengan wajah rata akan muncul di cermin dan meminta bayinya dikembalikan. Hiii…

3. Permainan Lemari
Permainan ini membutuhkan lemari dengan ukuran agak besar karena kamu akan bermain di dalamnya. Caranya, masuklah ke dalam lemari tersebut dengan membawa korek api. Setelah berada di dalam, ucapkan kalimat “Tunjukkan padaku cahaya atau tinggalkan saya dalam kegelapan”. Setelah mantra terucap, jika kamu mendengar bisikan, segera nyalakan korek api yang ada di tanganmu. Bila kamu kesulitan menyalakannya, tandanya ada setan yang berusaha membuatmu berada di kegelapan dengan menggagalkan usahamu menyalakan korek. Setelah permainan selesai, jangan lantas kamu merasa hidupmu akan baik-baik saja karena biasanya akan ada makhluk halus yang menghuni lemarimu

4. Papan Ouija
Meski berasal dari legenda urban Eropa, namun permainan ini bisa dilakukan di Indonesia. Pasalnya papan ouija banyak dijual di situs-situs jual beli dan harganya pun tidak terlalu mahal. Orang-orang Eropa dan Amerika menyebutnya sebagai “Sprit of The Coin” atau “Papan Semangat”. Untuk melakukan permainan ini sebaiknya cari rumah yang sudah tidak berpenghuni karena jika sudah berpenghuni dikhawatirkan akan berdampak buruk pada penghuninya. Awalnya letakkan koin di atas papan ouija. Jangan lupa nyalakan lilin di sebelahnya. Lalu letakkan jari telunjuk setiap orang yang ada di sana di atas koin. Gerakkan koin memutar dan perlahan sambil mengucapkan mantra:
"Spirit, spirit of the coin. Spirit, spirit of the coin. Spirit, spirit of the coin. Please come out and play with us"

5. Charlie Charlie
Permainan ini berasal dari Spanyol, tapi kamu juga bisa melakukannya di manapun, termasuk di rumahmu. Kamu hanya butuh kertas dengan gambar persegi yang sudah dibagi empat bagian dengan tulisan “Yes”, “No”, “Yes”, “No” di setiap kotaknya. Siapkan juga dua buah pensil. Letakkan dua pensil di atas gambar kotak persegi hingga membentuk tanda “+”. Jaga agar seimbang. Bacalah mantra ‘Charlie, Charlie, apa kau di sana?’, kemudian ‘Charlie, Charlie, apakah kau nyata?’, dan ‘Charlie, Charlie, bisakah kita bicara?’. Jika berhasil, si roh halus akan menjawabnya dengan menggerakkan pensil di tengah dan menunjuk jawabannya. Kamu bisa menanyakan apapun pada hantu Charlie. Untuk mengakhiri permainan ucapkan kalimat ‘Charlie Charlie, bolehkan saya mengakhiri permainan?’. Jika roh yang datang termasuk roh jahat tentu saja ia akan menjawab “no”. Agar tidak berujung tragis, segera patahkan kedua pensil dan bakar kertas tersebut.

6. Elevator to Hell
Ritual ini bukan hanya sebuah pemanggilan setan atau hantu, namun kamu juga dapat berkunjung ke dunia gaib. Banyak sudah negara-negara di Asia yang sudah mencoba ritual yang satu ini, dan salah satunya adalah orang-orang di Indonesia.
Cara melakukan ritualnya yaitu, kamu harus mendatangi gedung yang memiliki lantai lebih dari 10 dan memiliki lift. Setelah itu masuk dari lantai dasar, namun harus dilakukan secara sendirian. Jika sudah di dalam lift pergi ke lantai-lantai berikut ini 4, 2, 6, 2, dan 10 secara berurutan.
Jika di setiap lantai yang kamu tuju tersebut ada yang orang yang masuk ke dalam lift, ritual tersebut akan gagal dan harus kamu ulang lagi. Ritual ini akan berhasil ketika setiap lantai yang kamu tuju tidak ada orang yang masuk, lalu saat tiba di lantai 10 akan ada sosok wanita misterius yang masuk untuk menemani.

7. One Man Hide and Seek
One Man Hide and Seek berasal dari Jepang dan disebut sebagai permainan paranormal di mana kamu akan bermain petak umpet dengan boneka yang kerasukan. Apa yang harus kamu persiapkan adalah mengambil boneka, lalu mengganti isi dari boneka tersebut dengan nasi dan juga sepotong kuku dari jarimu.
Jahit kembali boneka tersebut dengan benang merah. Kemudian kamu harus memberikan boneka itu sebuah nama, lalu tempatkan dalam bak yang berisi air, dan lanjutkan ke tempat persembunyian. Matikan semua lampu lalu mulailah untuk bermain.
Ambil seteguk air asin untuk kamu minum tetapi jangan sampai ditelan, lalu keluar dari tempat persembunyian dan mulai mencari boneka yang mungkin tidak ada lagi di dalam bak mandi tersebut. Setelah menemukan boneka, tuangkan air asin di atasnya sampai mengering, kemudian bakar dan buang jauh-jauh boneka itu dari rumah kamu.


Kamis, 22 November 2018

Jalangkung Jalangkung

Nama Jelangkung, dianggap berasal dari bahasa Tionghoa “Cai Lan Gong” yang bisa diartikan secara harfiah sebagai “Arwah Keranjang Sayur” karena bentuk Jelangkung di Tiongkok sedikit berbeda dengan bentuk Jelangkung yang populer di Indonesia. Jika di Indonesia berupa boneka dengan kepala dari batok kelapa, dan bagian tangan yang sudah dipasangi alat tulis. Sedangkan jelangkung Tiongkok menggunakan keranjang sayur sebagai bagian bawah bonekanya agar bisa berdiri.
Pertama kalinya kata Jelangkung muncul pada teks kuno dari abad ke-5, dan apa yang orang Indonesia lakukan untuk bermain Jelangkung persis sama seperti penjelasan dalam teks kuno tersebut. Seperti boneka Jelangkung yang harus dipakaikan baju, ada lagu atau mantra yang harus diucapkan untuk memanggil arwah pengisi Jelangkung, termasuk penjelasan tentang bagaimana Jelangkung bergerak ketika menjawab pertanyaan. Hingga kemudian, alat tulis ditambahkan untuk memperjelas jawaban dari Jelangkung. Belum lagi dengan kunci yang digantung di leher Jelangkung, yang dicelupkan ke dalam gelas kopi atau air putih jika si arwah memintanya.
Kesamaan lain antara Jelangkung Tiongkok dengan Jelangkung Nusantara yakni digemari oleh anak muda, digunakan untuk menjawab pertanyaan yang sepele seperti nomor lotere yang akan menang, atau siapa yang akan menjadi pacar dari siapa.
Jauh sebelum Jelangkung memiliki bentuk seperti ini, dikenal pula permainan mistis bernama “Fu Ji” berupa tangkai kayu berbentuk seperti huruf “Y”. Pada sisi kanan dan kiri dipegang oleh dua orang, sedangkan ujung yang paling bawah bergerak menulis di atas hamparan pasir. Tradisi ini terkait erat dengan agama tradisional Tionghoa, yaitu ajaran Tao yang memiliki banyak metode ramalan.
Kini, tidak hanya menjadi peninggalan budaya kuno, Jelangkung tetap menjadi bagian dari kehidupan populer orang Indonesia. Jelangkung masih menjadi topik yang komersial untuk dijadikan film horor yang sukses, dan Jelangkung juga masih menjadi bahan cerita yang imajinatif selama tetap datang tak dijemput, pulang tak diantar.

Bahaya Bermain Jalangkung

Dengan hanya mengejar kesenangan belaka, tanpa kamu sadari ada tamu tak diundang yang masuk ke rumahmu
Awalnya kamu sekedar iseng hanya ingin mengobati rasa penasaranmu, tapi apa kamu pernah berfikir apa yang akan terjadi selanjutnya? Dengan tetap bermain permainan yang berbahaya ini otomatis ada tamu tak diundang yang berkunjung buat menghampirimu, sudah siap ?
Keisenganmu yang kamu anggap hanya permainan sepele ternyata berdampak panjang dengan kemunculan hal-hal setelahnya
Menurutmu ini hanyalah permainan pemanggilan arwah yang sepele yang enggak ada efeknya tapi lambat lain akan muncul hal-hal aneh yang akan kamu alami, seperti suasanya yang kurang nyaman atau hal aneh lainnya disekitarmu
Minimnya keimananmu disertai lemahnya fisikmu membuatmu mudah kerasukan makhluk halus
Saking penasarannya ingin mencoba permainan berbahaya ini, kamu tidak menyadari bahwa keimananmu tidak sebanding dengan dampak yang akan terjadi nantinya, dan dirimu mudah sekali kerasukan makhluk yang tidak semestinya harus mengganggu kehidupanmu
Selain menggangu kehidupanmu, akibat lainnya yang harus kamu tanggung adalah perabot rumahmu porak poranda dengan sendirinya
Selain mengganggu kejiwaanmu, akibat lain yang ditimbulkan adalah dengan mengacak-acak atau memporak-pondakan seisi rumahmu.
Bukannya kesenangan tapi kondisi semakin rumit dari sebelumnya
Bukan kesenangan yang kamu dapat, justru kondisimu yang kian tak menentu, hal ini akan benar-benar menghilangkan ketenangan dan kedamaian yang sebelumnya sudah pernah kamu peroleh.
Kamu sudah melakukan dosa besar dengan mengsekutukan Tuhan
Hal terbesar yang benar-benar menutupi kesadaranmu adalah kamu secara sengaja mengsekutukan Yang Maha Esa, karena tindakan bodohmu ini.
Atau kamu bertindak ceroboh dengan mengakhiri nyawamu sendiri
Hal paling berbahaya dari permainan ini adalah kamu tanpa sadar mengakiri nyawamu sendiri, dirimu seakan sudah terhipnotis untuk menuruti kemauan makhluk tanpa diundang tersebut.
Bukan cuma kamu saja yang terlibat tapi juga seluruh orang terdekatmu juga akan terlibat dalam masalah yang sama, karena dampak dari permainan ini tidak perduli keluargamu siapa.

Setan Banas Pati

Pernahkah mendengar setan mengerikan dengan sebutan BanasPati nah siapakah sosok menyeramkan itu berikutlah asal usul banaspati menurut beberapa versi

Versi Pertama

Banaspati adalah makhluk yang terbuat dari api. Kepala berada dibawah dan berkobar api sedangkan kakinya berada diatas.
Postur tubuhnya hampir mirip manusia, akan tetapi yang membuat mereka berbeda dari manusia pada umumnya adalah badannya yang merah menyala, bertanduk, bermata satu dan tidak memiliki batang hidung
Mereka hidup didalam tanah ditempat-tempat yang gelap. Dunia mereka dihubungkan dengan dunia luar melalui lorong-lorong gua, setiap makhluk Banaspati memiliki kemampuan tersebut karena menguasai sihir Pati Geni
Konon katanya mereka suka terhadap emosi manusia yang meledak-ledak (marah) apalagi sampai terjadi hal yang melebihi dari itu. Mereka pastinya akan pulang dengan perut kenyang dan tertawa karena apa yang di inginkannya di dapat.
Ada juga mitos yang mengatakan jika seseorang yang melihat makhluk ini bisa gila dan yang paling parah meninggal.
Kelebihan dari banaspati adalah tubuhnya yang tahan terhadap api atau bisa di bilang tubuhnya memang mengandung api, sehingga sulit sekali untuk di dekati. Daun, ranting atau bahkan pohon sekalipun bisa terbakar jika didekati oleh banaspati

Santet Banaspati
Santet Banaspati ini adalah santet yang dapat dipergunakan untuk membunuh lawan, misalnya seorang yang mengganggu rumah tangga atau jalan kesuksesan kita. Santet ini bersifat langsung mematikan target dengan perantara Banaspati dan Kemamang yang dikenal masyarakat luas sebagai sosok gaib yang mengerikan dan bersifat mematikan lawan, dan siapapun yang berhadapan dengan Banaspati atau Kemamang bisa dipastikan akan menjumpai ajalnya dengan mengenaskan disertai dengan kerusakan fisik.
Santet ini merupakan ilmu kuno yang jarang dipakai, kecuali untuk mempertahankan harga diri dan kehormatan seseorang. Misalnya, mempertahankan keutuhan rumah tangga yang diganggu orang lain. Maka berhati-hatilah dengan santet jenis ini, sebab Banaspati dan Kemamang sanggup menyelesaikan tugasnya dengan baik dan sukses.

Versi ke dua
Hantu itu bernama Banaspati
di mitos orang jawa kuno ada yang namanya hantu ilu-ilu dan banaspati. banas pati sendiri menurut ceritanya adalah hantu penghisap darah atau tepatnya siluman penghisap darah. karena umumnya pengertian orang tentang hantu ialah arwah orang mati penasaran. banaspati sendiri digambarkan sebagai sosok kecil berwarna hitam berwajah mengerikan dan mempunyai caling atau taring. mungkin inilah yang membuat sosok banaspati itu mengerikan.
di mitos barat terdapat pangeran vampire yang terdiri dari berbagai versi. kesamaan antara berbagai versi vampir di dunia barat adalah asal mula vampir itu sendiri dari kaum bangsawan. kesamaan mitos barat vampire dan mitos jawa banas pati ialah sama-sama mahluk penghisap darah.
 akan tetapi ada sedikit perbedaan pada vampire dan banas pati yakni pada tempat mereka bermunculan, maksudnya di mitos barat vampir selalu muncul dari kastil dan peti mati. sedangkan di mitos jawa banas pati ialah sesuatu mahluk yang muncul pada masa perang dan lagian konon kabarnya banaspati ini tidak menyukai darah manusia hidup.

Jenis Jenis BanasPati

1. Banaspati geni
Banaspati geni (api) adalah banaspati yang bersenyawa dengan udara. Maka, udara adalah sumber kekuatan utamanya. Apabila seseorang bertemu dengan banaspati geni dan dia takut, maka semakin dia merasa takut semaki besar pula kekuatan banaspati geni dengan menagambil energi udara di antara orang yang takut untuk membuatnya menjadi api yang berkobar-kobar dan tidak segan-segan menyerang dan mengejar apabila orang tersebut berlari untuk menghindar karena ketakutan.

2. Banaspati tanah liat
konon Banaspati jenis ini suka bersembunyi di hutan dan dikabarkan juga senang memangsa korbannya dengan cara menghisap darahnya sampai habis. Korban yang diincar adalah orang-orang yang tidak menapakkan tubuhnya dengan tanah atau tidak langsung bersentuhan dengan bumi karena memakai alas kaki, olehkarena itu menurut mitos jika anda menjumpai banaspati ini cara untuk menyelamatkan diri adalah dengan melepaskan alaskaki kemudian menapak ditanah langsung dan berdiri dengan diam.

3. Banaspati air
Jenis banaspati air/ banyu ini menaklukkan targetnya yang sedang berada di dalam air. Dengan cara seolah korban tenggelam di dalam air. Padahal sejatinya korban telah lebih dulu dihabisi darahnya sebelum akhirnya ditenggelamkan oleh banaspati banyu.
untuk kelemahan banaspati sendiri, konon berdasarkan sesepuh jaman dahulu mengatakan bahwa bansapati tidak bisa mendekati orang yang bersentuhan dengan tanah secara langsung, selain itu juga orang yang hafal bacaan ayat kursi dan rajin beribadah

inilah tanda tanda akan keberadaan makhluk halus salah satunya adalah bau akan kedatangan banaspati

erikut ini aroma-aroma yang memberikan tanda ada hantu disekitar anda:

1. Bau Wangi Bunga Melati
Jika anda mencium bau melati, tetapi tanpa ada tumbuhan atau bunganya, itu bisa menjadi pertanda bahwa ada hantu berwujud Perempuan atau Kuntilanak disekitar anda. Kuntilanak (bahasa Melayu: Pontianak atau Puntianak, atau sering disingkat kunti) adalah hantu yang dipercaya berasal dari perempuan hamil yang meninggal dunia atau wanita yang meninggal karena melahirkan dan anak tersebut belum sempat lahir. Nama "puntianak" merupakan singkatan dari "perempuan mati beranak".

2. Bau Darah
Mencium bau darah tanpa sumber yang jelas dipercaya sebagai tanda kehadiran hantu Wewe Gombel. Menurut cerita rakyat yang beredar, Wewe Gombel suka mencuri anak kecil. Wewe Gombel atau juga disebut Nenek Gombel adalah sebuah istilah dalam tradisi Jawa yang berarti roh jahat atau hantu yang suka menculik anak-anak, tetapi tidak mencelakainya. Konon anak yang diculik biasanya anak-anak yang ditelantarkan dan diabaikan oleh orang tuanya.

3.Bau Bakaran Singkong
Bila anda mencium aroma bau singkong bakar, padahal disekitar anda tidak ada orang yang lagi membakar singkong, itu menandakan ada mahluk halus jenis Genderuwo sedang muncul di sekitar anda. Genderuwa (dalam pengucapan Bahasa Jawa: "Genderuwo") adalah mitos Jawa tentang sejenis bangsa jin atau makhluk halus yang berwujud manusia mirip kera yang bertubuh besar dan kekar dengan warna kulit hitam kemerahan, tubuhnya ditutupi rambut lebat yang tumbuh di sekujur tubuh.

4. Bau Bangkai
Selain bau melati, mencium bau bangkai yang menyengat merupakan tanda bahwa kemungkinan ada sosok kuntilanak di sekitar anda.

5. Bau Sawo Menyengat
Bila anda mencium bau buah sawo yang sangat menyengat, padahal disekitar anda tidak ada pohon sawo atau tukang buah-buahan yang menjual sawo, itu menandakan ada mahluk halus jenis “memedi sawah” sedang muncul disekitar anda.

6. Bau Kemenyan
Banyak orang yang percaya kalau tiba-tiba mencium bau menyan berarti ada serangan sihir dari jin. Konon, jika jin biasanya mengerjakan sihir setelah makan bau menyan. jin dapat melihat manusia, namun sebaliknya manusia tidak dapat melihat mereka dalam wujud aslinya. Jikalau ada manusia yang dapat melihat jin, maka jin yang dilihatnya itu adalah jin yang sedang menjelma dalam wujud makhluk yang dapat dilihat mata manusia biasa.

7. Bau Kabel Gosong
Bila anda mencium bau kabel gosong disekitar anda dan tidak ada kabel yang terbakar itu berarti ada mahluk astral binaspati. Banaspati adalah sebutan bagi hantu yang memiliki wujud seperti api dan berelemen utama api. ... Hantu ini biasanya terbang rendah dari satu tempat ke tempat lain dengan berwujud seperti bola api.

8. Bau Pandan Yang Menyengat

Bila Anda mencium bau pandan yang menyengat, padahal di sekitar anda tidak ada daun pandan itu berarti ada mahluk astral berwujud Kebleg (hantu berbentuk kelelawar yang suka mencuri beras) KEBLEK merupakan jenis pesugihan yang dilakukan oleh sebangsa siluman yang berbentuk kelelawar.Bentuk Kelelawar ini tidak seperti kelelawar pada umumnya. Bentuknya besar, dan selalu mengeluarkan suara "blek...blek..blek" karena itu orang-orang jawa menyebutnya KEBLEK.

9. Bau Harum Bercampur Anyir
Bila di sekitar anda ada bau harum terus disusul dengan bau amis/anyir itu kemungkinan bau mahluk astral berwujud Sundel Bolong. Sundel bolong adalah mitos hantu dari nusantara yang umumnya digambarkan sebagai wanita cantik berambut panjang dan bergaun panjang warna putih yang bolong ("berlubang tembus") di bagian punggung yang sedikit tertutup rambut panjangnya sehingga organ-organ tubuh bagian perut terlihat. Banyak yang menyangka bahwa Sundel Bolong sama dengan Kuntilanak, karena dalam mitosnya, keduanya digambarkan sama-sama berambut panjang dan mengenakan gaun putih. Hal yang membedakan antara penggambaran sundel bolong dengan kuntilanak adalah punggungnya yang bolong (berlubang).

10. Aroma Busuk Atau Bau-bauan Minyak-minyak Mistik
Aroma atau bau-bauan minyak-minyak mistik menyerbak seketika dengan sangat kuat menembus lubang hidung dan tercium sempurna merupakan tanda bahwa hantu pocong kemungkinan ada didekat anda. Pocong adalah sejenis hantu yang berwujud guling. Di Indonesia, hantu semacam ini dikenal pula sebagai hantu bungkus.
Jika kebetulan Anda sedang apes dan mencium aroma-aroma tersebut, tetap tenang dan bacalah do’a sesuai dengan kepercayaan masing-masing, jangan sampai memikirkan hal-hal lain yang hanya akan menambah ketakutan anda. Karna belum tentu pasti mahluk halus akan menampakkan diri.




Mengenal Istilah Dahyang Serta Ritual Pemangilannya


Letak Dayang Pada Suat Desa

Desa- Desa sudah tebentuk lebih dahulu ketimbang negara kesatuan Republik Indonesia termasuk tata ruang desa baik lokasi makam, lokasi pedanyangan, saluran pengairan yang mengelilingi desa, namun dalam hal ini kita akan bahas tentang lokasi Pedanyang di seluruh nusantara ,perlu di ketahui dusun itu bagian dari desa, dan Desa itu kumpulan dari beberapa dusun jadi fokusnya Danyang Desa maupun kelurahan.
Cara Mengecek lokasi kita bisa melihat gambar, gambar HO NO CO RO KO ada di seebelah timur, DO TO SO WO LO ada di sebelah selatan, PO DHO JO YO NYO ada di sebelah barat, MO GO BO TO NGO ada di sebelah utara.
cara mengecek di mana lokasi danyang desa adalah sebagai berikut : apa bila nama desa anda berawalan huruf indonesia Ha. jawa HO sehinga danyang desa berlokasi di sebelah timur bagian di desa itu, namun kita bisa lakukan lebih lanjut agar kita bisa melihan dan komunikasi yati dengan cara melatih kebatinan kita.

Mungkin juragan pernah mendengar kata “mbah danyang”. Mbah danyang (mbah dhanyang) adalah kepercayaan masyarakat jawa tentang adanya makhluk halus yang berasal dari roh para leluhur maupun berasal dari makhluk halus asli yang menaungi suatu tempat, wilayah, atau kawasan, seperti gunung, laut, sungai, hutan maupun sebuah desa.Mbah danyang yang menaungi sebuah desa biasanya dianggap berasal dari tokoh penting atau orang yang dituakan di desa itu semasa hidupnya (sesepuh), misalnya orang yang babad alas pertama di sebuah desa, tokoh adat, dan sebagainya.
Biasanya dalam acara hajatan, selamatan, maupun acara-acara tradisional masyarakat setempat, nama mbah danyang selalu disebut. Misalnya dengan berkirim doa ke mbah danyang sebelum acara dimulai. Ada juga masyarakat jawa yang menghormati mbah danyang dengan cara mengadakan suatu perayaan. S
Selain itu, para spiritualis, paranormal, dukun dan sebagainya, pasti akan menyebut nama mbah danyang dengan ritual memasang sesaji yang bertujuan untuk meminta ijin kepada mbah danyang sebelum mereka mengadakan acara sakral.
Kepercayaan ini sudah ada sejak masa lampau, ketika masyarakat jawa masih banyak yang menggunakan animisme dan dinamisme sebagai cara mereka untuk menghormati dan menyembah penguasa gaib alam yang menaungi kehidupan manusia.
Saat ini, kepercayaan akan adanya mbah danyang sudah mulai pupus di kalangan masyarakat umum. Namun tetap dikenal oleh kalangan orang-orang tertentu yang menerjuni dunia supranatural, misalnya para pengamal ilmu jawa maupun para ulama yang masih menggunakan tradisi jawa. Mbah danyang dianggap maklhuk halus yang harus dimintai permisi sebelum mereka mengadakan acara apapun yang bersifat sakral.

Ritual Pemangilan Danyang

Alam gaib sampai saat ini masih merupakan misteri yang belum tersingkap secara tuntas. Kalaupun ada orang-orang tertentu yang mengaku pernah ke alam itu, atau hanya mengaku pernah menginjak alam tersebut, tetapi hal itu hanyalah sebatas nukilan pengalaman peribadi yang belum tentu benar seratus persen. Bisa saja si pelaku bermimpi atau berhalusinasi. Lebih dari itu, mungkin benar, ada orang tertentu yang telah bertandang ke alam gaib.
Lewat jasa paranormal atau ilmu-ilmu tertentu, banyak orang yang ingin membuktikan keberadaan alam gaib. Di daratan Eropa dan Amerika, banyak pula ahli yang mencoba mengungkapkan keberadaan alam ini dengan teknologi ala kadarnya yang berhasil mereka ketemukan. Kendati begitu, kemisteriusan alam gaib tetaplah menjadi sebuah misteri yang membutuhkan waktu sangat panjang untuk menuntaskannya.

Di sela peradaban yang semakin canggih, banyak orang yang semakin penasaran, berkeinginan menyingkap tabir gaib alam halus tersebut. Salah satu ilmu kadigdayaan yang dipergunakan untuk menembus alam gaib, khususnya berkenaan dengan roh, sesungguhnya telah diciptakan leluhur kita sejak jaman Majapahit. Hal ini dapat dilihat dari kata-kata sakti manteranya yang masih menggunakan bahasa Kawi campuran.
Nama ilmu tersebut adalah Ilmu Cipto Gumono. Konon dulunya dimiliki sang Prabu Sri Mapanji Jayabaya yang bertahta di negeri Mamenang. Setelah itu ilmu ini dimiliki oleh Ki Buto Lotoyo, murid Prabu Jayabaya dari bangsa jin atau biasa disebut Prabu Merosupatmo. Setelah Merosupatmo hilang, diwariskan ke Prabu Dandang Gendis di Singasari. Dan kemudian turun-temurun diwarisi raja-raja Majapahit.
Sewaktu Majapahit mengalami keruntuhan, ilmu ini lari dari tembok Istana, yang dibawa kabur putra-putra Majapahit. Dan entah bagaimana perjalanannya ilmu Cipto Gumono ini akhirnya dimiliki oelh Raden Mas Kongso Curigo, darah biru dari Surakarta.
Ilmu Cipto Gumono ini pada jaman dahulu biasa dipergunakan untuk komunikasi dengan roh karuhun (leluhur). Tapi sekarang ada pergeseran, Ilmu Cipto Gumono biasa dipergunakan untuk menelusuri garis keturunan yang telah hilang, dengan cara menghadirkan roh karuhun yang telah lama hidup di alam keabadaian.

Agar pembaca tidak penasar, inilah mantera sakti Ilmu Cipto Gumono yang keramat tersebut :

SHANG HYANG CIPTO GUMONO
RAWUHNO SEJATINING ......(Roh Yang Dikehendaki)
KANG APEROJO HING SONGGOBUONO
RAWUH, RAWUH, RAWUH
MIJIL ONO ING PANGARSANINGSUN.

Lakunya
Laku yang diperlukan untuk menyatukan mantera sakti Ilmu Cipto Gumono ini adalah dengan cara sebagai berikut :
1. Laku dimulai pada hari Rabu Pon, Kamis Wage, Jum'at Kliwon (selama tiga hari) dengan cara mutih
2. Sebelum mutih mandilah siram jamas sesuci pribadi dengan menggunakan bunga liman (lima macam) dan airnya dicampur minyak Arab Zakfaron sebanyak 10 cc. Gunakan untuk meramas.
3. Setelah tiga hari mutih selesai, ditambah dengan pati geni yaitu berdiam diri di kamar tanpa ada penerangan lampu dan tidak makan minum. Tenangkan diri, tengah malam baca mantera sakti tersebut sebanyak tiga kali.
4. Kalau ingin menggunakan mantera tersebut untuk keperluan lain lagi, laku mutih tidak perlu dilakukan. Cukup berdiam di kamar yang sepi, baca mantera tersebut.

Dengan kebersihan jiwa dan kesungguhan tekad, maka akan hadir roh karuhun yang Anda kehendaki dan akan memberi wejangan atau petuah yang Anda butuhkan sesuai kemampuan roh karuhun tersebut. Tapi ingat, jangan sampai ilmu digunakan untuk suatu tujuan yang sesat dari jalan Tuhan.

Jurig Jarian Sunda

Kali saya penulis artikel akan mengungkap tentang asal usul mitos jurig jarian yang berasal dari daerah suku sunda atau jawa barat. indonesia memang sangat kental dengan duni mistis, sehingga mitos-mitos berbagai mahluk gaib sangat beragam tiap daerahnya. salah satunya adalah jurig jarian, apa dan siapa sebenarnya jurig jarian itu, silahkan simak penjelasan saya dibawah ini.

jurig jarian yang konon sebagai penghuni tempat sampah yang berwujud mengerikan dan seram ini merupakan salah satu kisah makhluk tidak kasat mata yang terdapat di tanah jawa. Jurig merupakan sebuah kata dari bahasa sunda yang memiliki arti hantu dan jarian memiliki arti sebagai sampah. jadi arti jurig jarian adalah hantu penunggu tempat sampah. menurut Masyarakat daerah sunda bahwa kemunculan hantu ini pada waktu sore hari hingga malam, sehingga masyarakat sunda pada zaman dahulu selalu menghindari agar tidak membuang sampah pada waktu tersebut.

mengenai sosok jelmaan atau wujud asli hantu ini masih menjadi perdebatan dunia misteri karena sebenarnya dari hantu jurig-jarian ini sampai saat ini masih simpang siur. Ada sebagian masyarakat yang mengatakan bahwa hantu penghuni tempat sampah ini memiliki wujud anak kecil yang berkepala botak. Akan tetapi ada versi lain yang mengatakan bahwa makhluk gaib penunggu tempat sampah ini memiliki wujud seperti perempuan dengan rambut panjang yang terburai seperti hantu kuntilanak.

Hantu yang tidak begitu populer
Berbeda dengan hantu kuntilanak, pocong dan genderuwo yang namanya dikenal seluruh masyarakat Indonesia, hantu Jurig Jarian hanya akrab di telinga orang Sunda saja. Konon, hantu tersebut tidak sering menampakkan diri pada sembarang orang
Jurig Jarian hanya mau menampakkan diri pada sebagian orang saja. Dipercaya bahwa ‘penghuni tempat sampah’ itu akan muncul di waktu sore hari menjelang magrib. Oleh sebab itu, masyarakat setempat akan menghindari membuang sampah di waktu-waktu tersebut.

Mengincar anak dan wanita hamil
Katanya, hantu Jurig Jarian hanya mengincar anak kecil dan ibu hamil saja. Saat mengganggu anak kecil, hantu tersebut akan mengembuskan penyakit yang membuat mereka demam, meriang, atau bentol-bentol dengan rasa gatal yang luar biasa.

Sementara itu, jika Jurig Jarian berniat mengganggu perempuan hamil, maka ia akan merasuki raganya dan membuat wanita hamil tersebut kesurupan. Banyak yang berpendapat jika hantu tersebut memang aneh, karena pada umumnya hantu tidaklah memilih-milih korbannya.
Mengatasi gangguan hantu Jurig Jarian
Dipercaya bahwa mengatasi gangguan hantu Jurig Jarian relatif mudah. Jika korbannya anak kecil, hanya perlu dibacakan Ayat Kursi atau Surah Yaasin dan memberikan air yang sudah dicampur dengan satu sendok garam. Konon, sakit tersebut akan berangsur-angsur sembuh karena pengaruh hantunya sudah menghilang.
Nah, jika korbannya adalah wanita hamil, biasanya dia akan meminta yang aneh-aneh seperti kopi pahit atau air kelapa muda. Setelah semua dikabulkan, konon katanya hantu tak lekas pergi begitu saja. Jadi tetap harus ada ritual pengusiran roh.
Konon, hanya sebuah kearifan lokal penyampai pesan leluhur
Apa hantu Jurig Jarian ini nyata? Tidak ada yang bisa memastikannya. Namun, dari berbagai sumber menyimpulkan bahwa kisah hantu tersebut berdasar dari kearifan lokal yang mengandung pesan agar anak kecil dan ibu hamil jangan sampai beraktivitas di sekitar tempat sampah.
tempat sampah kampung
Hal tersebut tentu memiliki alasan kuat, yaitu anak-anak begitu mudah sakit karena system imunnya belum kuat dan mudah sakit. Sementara janin dalam kandungan ibu hamil juga rentan terganggu perkembangannya saat si ibu melakukan kontak dengan bakteri.
Hantu tersebut nyata atau tidak, yang jelas cerita tentang Jurig Jarian tetap memuat pesan positif dari para leluhur yang begitu peduli pada anak-anak dan juga ibu hamil. Meski mitos, nyatanya cerita legenda tersebut berhasil membuat anak-anak berpikir ulang jika ingin bermain di sekitar tempat pembuangan sampah.

Setan Gundul Peringis

Cerita ini berasal dari daerah Jawa, Gundul pringis itu setan yang berwujud kepala tanpa tubuh. Jadi bentuknya kepala yang sedang meringis atau ketawa. Setan ini sering berada dan terlihat di sekitar pohon kelapa karena biasanya gundul pringis menjelma menjadi buah kelapa. Yang terlihat dari luar seperti buah kelapa tetapi ketika dikuliti dan dibelah. Yang keluar bukanlah air kelapa segar tetapi darah segar.

Kemunculnya sering di lihat saat menjelang magrib, gundul pringis biasanya menyamar sebagai ayam. Namun kalian jangan terkecoh begitu si ayam dipegang.  Ayam tersebut berubah menjadi kepala setan. Dan bila malam hari sering menyamar sebagai buah kelapa dan suka menjatuhi orang yang lewat di sekitarnya, setelah orang itu menyadarinya buah kelapa tersebut berubah menjadi kepala setan.
Sebutan lain dari gundul pringis adalah kepala gelinding. Kenapa? Karena hantu ini bisa mengejar dengan cara menggelinding. Ia pun akan mengejar para korbannya dengan menggelindingkan kepalanya dengan cepat, dan bisa menggigit  sasarannya agar tidak bisa bergerak kemana-mana lagi.

Tanda-tanda kemunculan hantu Gundul Pringis:
Diawali dengan suara benda jatuh dan menggelinding yang diiringi suara tawa meringis
Di tempat gelap, kedua bola matanya memancarkan sinar merah yang terang
Hal yang menandakan kehadiran hantu Gundul Pringis, biasanya suhu badan kita akan terasa panas dan telinga berdenging
Makhluk ini memiliki taring, konon panjang taring hantu tersebut menunjukan usianya. Semakin panjang taringnya maka semakin tua pula usianya.
Hantu yang selalu tertawa cengengesan ini senang di tempat-tempat gelap dan sepi seperti pepohonan rindang, gudang kosong, di atas langit-langit rumah, di pojokan ruang yang gelap, juga di kolong tempat tidur.
Hantu Gundul Peringis sangat populer di masyarakat jawa. Dan penyebutan untuk hantu tak berbadan ini juga bermacam-macam.
Hantu Gundul Pringis bisa muncul kapan saja semau mereka. Hantu yang terkenal dengan keisengannya ini kerap membuat celaka orang yang melihatnya karena kaget. Misal saat berkendara, tiba-tiba saja dia muncul dan menggelinding di tengah jalan sehingga membuat kaget pengendara. Atau biasanya muncul di dapur di bawah wastafel, saat kalian sedang mencuci piring kemudian terasa seperti ada yang mengendus-endus atau menjilati kaki kalian.
Gundul Pringis
Bisa jadi saat ini dia ada di bawah kaki kalian atau di bawah kolong tempat tidur kalian. sedang meringis-ringis manjah ngeliatin kalian.

Bertemu Langsung Dengan Si Hantu!
Kisah mistis hantu ini sangat terkenal di bebrapa daerah tanah Jawa. Dari banyaknya cerita – cerita hantu yang beredar luas di kalangan masyarakat Jawa, disebutkan kalau jenis hantu ini sering cengengesan saat mengganggu manusia. Berdasarkan cerita-cerita kisah nyata bertemu gundul pringis, hantu ini sering menempatkan diri di atap rumah atau di pohon-pohon rindang. Beberapa sumber dari tim hantupedia pernah bercerita tentang pengalamannya bertemu dengan hantu seram ini. Salah satunya yang pernah bertemu langsung dengan hantu gundul pringis ini adalah seorang warga Jogja yang kerap disapa Pak Dayat.

Ciri-Ciri Hantu Gundul Pringis
penampakan hantu dan kisah mistis hantu gundul pringis sangat melegenda di banyak daerah kisah seramnya membuat warga takutHantu gundul pringis ini merupakan golongan jin yang paling dekat dengan manusia seperti hantu lainnya termasuk pocong, sundel bolong, dan kuntilanak. Banyak cerita misteri tentang hantu-hantu jenis lain juga di kalangan masyarakat Jawa. Banyak juga masyarakat yang telah bertemu langsung dengan hantu-hantu jenis lain disekitar rumah mereka. Tapi sepertinya cerita yang tetap menarik di kalangan masyarakat Jawa ya tetap saja cerita hantu gundul pringis ini.
Mengetahui umur gundul pringis dari taringnya
Berdasarkan pendapat para ahli gaib, umur gundul pecenges dapat dilihat dari panjangnya taring mereka. Semakin panjang taringnya, maka semakin tua umurnya. Dalam kisah mistis disebutkan kalau datangnya gundul plecek atau peringis sering diawali dengan suara benda jatuh. Kalau posisi jatuhnya tidak pada permukaan tanah yang datar, biasanya ada jeda antara suara jatuh dengan suara benda menggelinding. Menurut banyak orang, gundul peringis juga sering bersembunyi di kolong-kolong tempat tidur, dapur, gudang, pojok ruangan, dan lokasi-lokasi lainnya di dalam rumah yang gelap.

Ciri-ciri target hantu gundul plecek
Dari cerita hantu gundul pringis lainnya, masyarakat yang akan dijahili oleh gundul peringis biasanya mengalami perubahan suhu tubuh menjadi lebih panas dan telinganya burdenging. Biasanya, kemunculan gundul pringis ini disertai dengan adanya sorot mata mirip sinar berwarna merah yang datang dari suara jatuhnya. Banyak juga masyarakat yang mengunggah foto gundul pringis yang mengganggu mereka di media sosial lho.
Jadi kalo misalnya tiba-tiba suhu tubuh anda meningkat dan telinga berdengung, harap hati-hati ya, bisa jadi hantu kepala ini sedang berada di dekat anda!
Banyak cerita hantu gundul pringis yang tersebar luas di kalangan masyarakat Jawa. Banyak juga cerita misteri tentang penampakan hantu ini yang dialami sendiri oleh masyarakat Jawa. Kadang orang yang tidak sengaja bertemu langsung dengan penampakan hantu gundul pringis ini juga bisa mengalami musibah atau kecelakaan. Kecelakaan atau musibah ini terjadi karena mereka tidak sadarkan diri atau kaget, sehingga mereka tidak dapat mengendalikan dirinya dan dapat merujuk ke tindakan berbahaya.

hantu gundul pecenges atau ndas glundung merupakan hantu seram penuh cerita misteri
Hantu ndas glundung dapat muncul kapanpun dia mau. Bahkan dalam beberapa kasus, kemunculan hantu ini bukan menggelingding di tanah mengejar korbannya. Namun dia melayang-layang. Tetapi hanya satu hal yang pasti! Akan selalu ada wajah “meringis” seram yang terpancar dari sosok penampakannya! Intinya harap Hati-hati deh kalau sedang berada di lokasi-lokasi yang gelap dan sepi

Beberapa Jenis Bangsa Lelembut

Ada suatu makhluk halus yang di percaya dan di anggap mengganggu bagi warga Jawa ialah Lelembut. Hantu ini sangat tidak di sukai warga sekitar dan kehadirannya bahkan membawa ancaman malkuk ini sering menggangu, merusak, membuat sakit dan mematikan manusia. Lelembut seringkali merasuki orang sehingga membuatnya sakit, gila, bahkan meninggal.
Lelembut mengganggu manusia karena memiliki tujuan dan lewat badan seseorang yang di rasuki inilah Lelembut dapat menyampaikan kemauannya. Kerasukan Lelembut dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. kesurupan, kampir-kampiran, kampel-kampelan, setanan, kejiman (keinan) dan kemongmong. Dan cara untuk melepaskan Lelembut dari tubuh seseorang yang sedang kerasukan adalah dengan memanaskan kaki pada api unggun.

Jenis Jenis Lelembut
Awas, Ada banyak Makhluk Halus yang Mengerikan di Pulau Jawa
Secara garis besar ada 2 macam makhluk halus yaitu,

I. Makhluk halus dari golongan manusia yang telah meninggal, atau yang biasa disebut roh leluhur. Roh Leluhur adalah roh semua orang yang sudah meninggal dunia. Setelah manusia meninggal dunia, jiwanya akan melayang-Iayang di atas rumahnya selama 40 hari. Setelah masa 40 hari itu lewat jiwanya akan mendiami suatu tempat, tergantung pada kepercayaan yang dianut orang tersebut. Umumnya orang meyakini bahwa roh leluhur bersifat baik dan akan menjaga anak cucunya yang masih hidup di dunia

II. Makhluk halus asli yang ditakdirkan sebagai makhluk halus

Sama seperti manusia, makhluk-makhluk itu ada yang bersifat baik dan ada yang jahat. Ada pula yang pandai dan yang bodoh. Makhluk-makhluk halus asli yang mendiami masing-masing alam itu pun mengenal pangkat dan derajat tinggi, seperti: raja, ratu,senopati, panglima dan lain-lain serta yang berpangkat rendah, seperti: prajurit, pegawai, pekerj, dan lain sebagainya.

Beberapa jenis makhluk halus yang tinggal di alam mereka masing-masing antara lain:

1. Dhanyang
Makhluk halus yang disebut Dhanyang adalah makhluk halus golongan tertinggi dan biasanya mendiami tempat-tempat tertentu seperti gunung, sumber mata air, sungai, desa atau bukit. Makhluk halus yang satu ini bersifat baik dan suka menolong manusia, bahkan Dhanyang seringkali dianggap sebagai roh pelindung.

2. Dhemit
Dhemit atau Dedemit adalah makhluk halus berupa roh sakti penghuni tempat-tempat keramat yang biasa disebut punden, seperti gedung tua, pohon besar, makam tua,sungai, batu besar dan lain sebagainya. Dhemit sering dimintai pertolongan oleh manusia yang ingin meminta kekayaan, kesehatan, kesembuhan, keturunan, keselamatan atau daya pengasihan. Biasanya permintaan ini disertai dengan selamatan sederhana berupa nasi tumpeng, ayam, kue dan bunga-bunga.

3. Tuyul
Tuyul adalah makhluk halus berwujud anak kecil yang telanjang bulat dan berkuncung di kepalanya. Kelakuan mereka secara umum seperti anak kecil yang bandel. Untuk mencari tuyul dapat dilakukan dengan bersemedi atau bertapa di tempat-tempat angker. Memelihara Tuyul tidak terlalu sulit, cukup dengan menyediakan tempat tidur dan memberi makanan pada saat petang.

4. Lelembut
Lelembut adalah makhluk halus yang sering menggangu, merusak, membuat sakit dan menyebabkan kematian manusia. Mereka merasuki orang sehingga membuatnya sakit, gila dan bahkan meninggal dunia. Lewat badan seseorang yang dirasuki, lelembut dapat menyampaikan kemauannya. Kerasukan lelembut dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, seperti kesurupan, kampir-kampiran, kampel-kampelan, setanan, kejiman dan kemomong. Salah satu cara melepaskan lelembut yang merasuki manusia adalah dengan memanaskan kaki pada api unggun.

5. Memedi
Seperti namanya yang berarti ‘menjadikan takut’, Memedi merupakan salah satu jenis makhluk halus yang seringkali menampakkan wujudnya dan suka dengan sengaja menakut-nakuti manusia.

6. Wedhon
Wedhon dapat dikatakan sebagai bentuk lain dari pocong, tetapi ciri khasnya adalah berbentuk kain kafan yang terbentang atau membumbung ke udara. Wujudnya semakin lama makin membesar dan sering mengejar orang yang ditemuinya. Selain di kuburan, Wedhon suka muncul di kebun pisang atau rerumpunan bambu. Kalau sudah membentuk pocong, Wedhon bisa meludahi orang yang ditemuinya. Konon, cairan yang dikeluarkannya bisa membusukkan kulit.

7. Banaspati
Banaspati memiliki wujud seperti singa berkepala manusia, namun dengan posisi kedua kaki yang menggantung ke atas. Seluruh bagian tubuh Banaspati mengeluarkan api. Makhluk ini tergolong jenis makhluk halus yang paling ditakuti oleh orang Jawa karena keganasannya, mereka suka mencelakai orang sampai meninggal. Setan jenis ini sering tinggal di pohon-pohon tinggi sekitar daerah pekuburan. Kalau bertemu Banaspati, orang harus menahan nafas atau menceburkan diri ke dalam sungai bila memungkinkan. Ini merupakan jalan terbaik untuk menyelamatkan diri dari Banaspati.

8. Lampor
Lampor adalah jenis makhluk halus yang selalu muncul dalam jumlah banyak dan bersuara gaduh. Wujudnya terkadang berupa bola api yang berterbangan, kadang berupa prajurit-prajurit Jawa jaman dulu. Lampor merupakan salah satu jenis setan ganas yang kemunculannya pasti membawa maut. Lampor muncul pada peristiwa yang oleh masyarakat Jawa disebut pageblug, yaitu istilah untuk suatu peristiwa maut yang terjadi beruntun di suatu wilayah. Untuk mengakhiri teror Lampor, maka apabila ada korban meninggal di hari itu maka harus segera dikubur sungsang dalam satu liang lahat yang sama. Setelah itu, teror Lampor akan segera berakhir.

9. Kemamang
Kemamang adalah makhluk halus bersayap dengan kepala berapi. Kemamang juga sering dikaitkan dengan Lampor, kemunculannya sama-sama selalu membawa maut. Di daerah Gunung Kidul, Kemamang disebut juga dengan Pulung Gantung. Setiap orang yang bertemu dengan makhluk halus jenis ini pasti akan mengalami guncangan jiwa dan berakhir dengan bunuh diri (gantung diri).

10. Genderuwo
Genderuwo adalah makhluk halus raksasa berbulu dan berwatak beringas. Genderuwo suka mendiami bangunan-bangunan kosong, pohon-pohon besar dan atap-atap rumah joglo. Kemunculannya ditandai dengan bau bakaran ketela bakar. Watak Genderuwo suka mengganggu dan menakut-nakuti orang, tetapi tidak sampai menyebabkan kematian. Mereka juga suka membuat ulah dengan mengganggu para wanita. Bagi orang-orang tertentu dengan ilmu yang mumpuni bisa bersahabat dengan Genderuwo. Ketika saling mengenal, Genderuwo bisa menjadi pembantu yang setia bagi manusia.

11. Wewe
Wewe adalah makhluk halus berwujud wanita tua berambut panjang, berpayudara panjang menggantung sampai paha dan berwajah menyeramkan. Wewe suka menyesatkan anak kecil yang pulang melewati waktu maghrib. Anak-anak tersebut biasanya ditaruh di atas pohon tinggi. Dari Wewe, sebagian orang sering memburu kainnya yang disebut popok wewe. Konon kain itu diyakini memiliki kesaktian untuk menghilang. Wewe termasuk jenis setan yang usil seperti Genderuwo, tetapi menjadi ganas kalau diganggu atau direbut popoknya. Wewe dikenal suka tinggal di pohon-pohon tinggi.

12. Menthek
Menthek adalah golongan setan berwujud bayi yang suka menghisap isi padi sehingga menyebabkan gagal panen. Secara umum diyakini bahwa Menthek merupakan ilmu hitam kuno yang dipakai oleh seseorang untuk memperkaya diri dengan menghisap padi orang lain pada masa menjelang panen. Menthek juga bisa berwujud ayam yang muncul pada malam hari di tengah sawah.

13. Bayi Trek
Bayi Trek adalah makhluk halus yang diyakini merupakan arwah bayi yang mengalami keguguran dari rahim ibunya. Kemunculannya selalu ditandai dengan suara berisik seperti kayu pecah. Ketika menampakkan diri, Bayi Trek muncul dalam wujud belalang besar berkepala bayi. Tetapi hantu yang hanya sering terdengar suara berisiknya itu jarang menampakkan wujud, mereka hanya menakut-nakuti namun tidak mencelakai. Cara menangkal hantu ini adalah dengan melempari serbuk garam ke tubuhnya.

14. Lelepah
Lelepah adalah syetan berwujud raksasa, tetapi ukurannya tidak begitu besar. Konon Lelepah suka memakan daging yang belum matang. Apabila sampai bertemu manusia, mereka bisa memakan manusia tersebut. Makhluk halus ini sekarang tinggal cerita, tidak lagi populer keberadaannya.

15. Gundhul Pringis
Gundhul Pringis adalah setan berwujud kepala tanpa tubuh, mereka suka mengejar orang dengan cara menggelinding. Terkadang pada malam hari yang gelap, makhluk ini menyamar sebagai kelapa jatuh dan sengaja menggelinding ketika orang lewat. Orang yang berniat membawa pulang kelapa itu akan dibuat kaget karena setelah dipegang, kelapa tadi berubah menjadi kepala setan. Kalau muncul menjelang maghrib, makhluk ini biasanya menyamar sebagai ayam yang minta dikandangkan. Begitu dipegang untuk dimasukkan kandang, maka ayam itu akan berubah menjadi kepala setan.

16. Anja-anja
Anja-anja adalah makhluk halus yang tidak diketahui wujudnya secara pasti. Mereka dimitoskan sebagai penghisap darah pengantin. Korbannya mati dengan tubuh membiru sesudah semalaman menikmati manisnya madu asmara. Sebagian masyarakat Jawa menyebut kematian pengantin itu dihisap Anja-anja.

17. Peri
Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, peri adalah setan perempuan berkaki kuda. Apabila berpapasan akan tercium bau wangi, tetapi setelah lewat akan meninggalkan bau busuk. Peri sering mencegat orang, terutama laki-laki, di perempatan atau jembatan pada saat malam hari. Peri biasanya minta diantar ke suatu tempat, ujung-ujungnya tempat yang dimaksud adalah daerah-daerah gelap seperti kebun, danau, sungai atau kuburan. Orang yang bertemu peri biasanya tidak akan bertahan hidup lama. Setelah bertemu dengannya, orang itu akan sakit keras dan meninggal dunia.

18. Jerangkong
Jerangkong adalah setan berwujud kerangka manusia. Mereka jarang muncul, tetapi apabila muncul Jerangkong akan membawa kejadian yang tidak baik. Jerangkong merupakan salah satu jenis makhluk halus yang suka mencelakai orang. Konon, orang yang sampai disentuh jerangkong pasti akan menemui ajalnya dengan bekas gosong pada bagian yang disentuh. Jerangkong biasanya muncul dari tempat yang gelap dengan suara berderit-derit dan akan mengejar orang yang ditemuinya.

19. Biyung Tulung
Biyung Tulung adalah setan yang wujudnya hanya berupa suara. Biyung Tulung biasanya muncul di tempat-tempat yang sering terjadi kecelakaan. Ketika muncul, makhluk halus jenis ini akan berteriak-teriak minta tolong sehingga orang dibuat ketakutan. Biyung Tulung tidak memiliki wujud.

20. Buta Ijo
Buta Ijo adalah setan dari golongan raksasa yang sangat ganas. Buta Ijo biasanya dipelihara untuk pesugihan yang memakan tumbal nyawa. Cara mendapatkan tumbal, pemelihara Buta Ijo memberi makanan yang telah dimantrai itu kepada orang lain. Bagi orang yang menyantap makanan itu akan mati sebagai tumbal. Orang yang memelihara pesugihan Buta Ijo memiliki ciri-ciri sifatnya pelit, menutup diri dari masyarakat, tidak punya wajah ramah dan salah satu anggota keluarganya mengalami sakit keras, namun tak kunjung meninggal dunia.

9 Makhluk Halus Sumber Pesugihan
Manusia sering meminta pertolongan makhluk halus di tempat-tempat tertentu untuk berbagai keperluan. Semisal untuk meminta keselamatan, kenaikan pangkat, penglarisan, jodoh dan terutama kekayaan atau pesugihan. Sesungguhnya makhluk halus yang baik sering memberi pertolongan kepada manusia tanpa imbalan apapun. Akan tetapi, terdapat makhluk halus bersifat jahat yang tampak memberikan pertolongan kepada manusia namun meminta tumbal nyawa.

Selain beberapa makhluk halus dari seluruh jenis makhluk halus yang dapat membantu manusia di dalam mewujudkan impian kekayaannya, seperti tuyul, Buta Ijo dan Menthek, masih terdapat sembilan jenis makhluk halus lainnya yang konon suka menolong manusia dalam mendapatkan pesugihan. Makhluk-makhluk halus tersebut antara lain:

1) Berwujud seekor kuda yang kepalanya menoleh ke belakang (Jaran Penoreh).
2) Berwujud seekor anjing gila yang suka menggigit (Srengala Nyarap).
3) Berwujud seekor bulus dengan ukuran besar (Bulus Jimbung).
4) Berwujud kandang yang bangunannya telah rusak (Kandhang Bubrah).
5) Berwujud ingus yang terus menetes (Umbel Molor).
6) Berwujud ikan yang daya penglihatannya tidak jelas (Kutuk Lamur).
7) Berwujud gemak yang berkicau (Gemak Melung).
8) Berwujud kelelawar (Codot Ngising)
9) Buaya yang seluruh tubuhnya berwarna putih (Bajul Putih).

Sembilan makhluk halus tersebut, rata-rata bersifat mengganggu, membuat sakit dan bahkan bisa membuat orang meninggal. Kehadiran makhluk halus golongan ini biasanya ditandai dengan munculnya bau badheg, amis dan langu. Atau bau rebusan kentang yang bercampur bawang merah busuk, atau bisa juga bau wangi yang merangsang hidung.

Kedatangan makhluk halus kadangkala pula ditandai dengan bertiupnya udara dingin yang membuat bulu kuduk berdiri, terkadang ditandai juga dengan udara berkabut. Gejala alam yang muncul sebagai pertanda kehadiran makhluk halus antara lain angin kencang, petir, cahaya, bayangan, lesatan api dan lain sebagainya. Seringkali, makhluk halus hanya terdengar suaranya tanpa menampakkan wujud.

Kisah Menikah Dengan Lelembut

Dari pernikahan dengan puteri jin Gunung Semeru itu, ia dikaruniai beberapa orang anak. Meski kini mereka hidup di alam terpisah, namun anak-anak itu kerap masih mengunjunginya....

Peristiwa pernikahan antara manusia dan jin masih menjadi kontroversi di kalangan masyarakat. Kontroversi tentang hal itu bukan hanya terjadi pada masyarakat umum, para ulama pun saling beda pendapat. Ada yang berpendapat bahwa pernikahan mahluk dari dua alam berbeda ini tidak mungkin terjadi, tetapi pendapat lain mengatakan hal itu bisa terjadi jika Allah menghendaki. Sebab, "Tidak ada yang mustahil bagi Allah jika Dia telah menghendaki". Begitu dalil yang dikemukakan oleh mereka yang mempercayai fenomena yang cukup asyik diperdebatkan ini.
Peristiwa yang dituturkan dalam tulisan ini adalah sebuah kisah nyata, yang dialami seorang pemuda bernama Achmad Rais Abdillah, pada tahun 1976. Pemuda itu sekarang telah menjadi seorang Kyai sekaligus mengasuh pondok pesantren Tahfidz Al-Quran Mathlaul Huda di Pekon Ambarawa, Pringsewu, Tanggamus.
Bagaimana peristiwa itu terjadi? Berikut kisah mistisnya....
Diceritakan, pada suatu hari di tahun 1976, matahari masih miring 45 derajat di arah Timur, Rais Abdillah masih santai di rumahnya ketika seorang temannya bernama Hatib datang menjemputnya. Hatib mengajaknya memancing ikan di sungai Brego. Sungai ini berada di Alas Purwo, di kaki Gunung Raung, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Tempat mancing itu berjarak sekitar 30 km dari rumah orang tua Rais Abdillah, yakni di Desa Kemuning Sari Kidul, Kec. Jenggawah, Kab. Jember, Jawa Timur. Sejak lama kawasan Alas Purwo dipercaya sangat angker, sehingga jarang sekali orang yang berani masuk ke dalamnya.
Hari itu, Rais Abdillah dan Hatib berangkat ke sungai Brego mengendarai sepeda motor. Sesampai di tempat tujuan keduanya memarkir sepeda motor di tepi sungai, lalu keduanya pun memancing ikan.
Karena asyik mancing, tak terasa waktu bergulir hingga tiba saatnya shalat Dzuhur. Hatib masih saja memancing ketika terdengar suara adzan. Sementara itu, Rais Abdillah buru-buru berwudlu untuk segera shalat. Saat mengambil air wudlu inilah tiba-tiba ia mendengar suara perempuan yang menyapanya, "Permisi, Mas! Aku tersesat, apa boleh aku bertanya?"
Mendengar sapaan itu, Rais spontan menoleh ke arah asal suara. Dilihatnya ada seorang wanita cantik duduk di punggung kuda putih. Pakaian wanita itu berupa baju sutera hijau, yang menutup seluruh tubuhnya dari leher hingga mata kaki. Aneh, dari mana datangnya wanita itu? Pikir Rais.
Sesaat mata Rais Abdillah beradu pandang dengan wanita itu. Dengan terheran-heran Rais melangkah mendekati si gadis. Karena merasa aneh ada wanita cantik di tengah Alas Purwo, Rais pun memberanikan diri bertanya, "Adik ini siapa? Kok berani main di hutan sendirian?"
Yang ditanya tersenyum menawan. "Saya tersesat, Mas. Teman-teman sudah pulang semua, saya ditinggal sendirian. Dan, saya tidak tahu jalan pulang. Mas bisa mengantar saya, kan?" kata gadis itu, penuh harap.
Aneh, seperti dihipnotis Rais Abdillah mengiyakan permintaan gadis itu. "Tapi, adik pulangnya kemana?" tanyanya.
"Ke Gunung Semeru, Mas!" jawabnya singkat.
Rais semestinya bingung mendengar jawaban itu. Namun, karena ada kekuatan gaib yang mempengaruhinya, maka dengan entengnya ia menjawab, "Baiklah kalau begitu, saya naik motor dan kamu naik kuda," demikian kata Rais.
"Kita naik kuda saja. Motornya ditinggal di sini," kata gadis misterius itu dengan suara manja.
Rais termenung sesaat. "Ya sudah, saya duduk di depan, kamu di belakang," kata Rais mengalah.
"Masak begitu? Mas yang di belakang, saya di depan," rajuk si gadis dengan suara manja.
Sekali lagi Rais mengalah. Mereka lalu naik ke punggung kuda meninggalkan Alas Purwo menuju Gunung Semeru. Jarak Alas Purwo dengan Gunung Semeru sekitar 200 Km. Sungguh, sebuah jarak yang lumayan jauh.
Anehnya, lari kuda yang mereka tunggangi itu makin lama makin kencang dan perlahan-lahan bahkan mengangkasa. Rais Abdillah dapat menyaksikan dengan jelas pohon-pohon di Alas Purwo yang berada di bawah mereka. Tapi, saat itu mulutnya seakan-akan terkunci untuk bertanya. Bahkan, dia merasa hal itu wajar saja.

Aroma Cinta
Dalam perjalanan itulah, Rais merasakan aroma wangi dari tubuh wanita itu. Ia lalu menyorongkan wajahnya ke muka untuk melihat wajah si gadis yang duduk di depannya. Rais terperangah. Gadis itu ternyata sangat cantik dan berkulit halus mulus. Sebagai pemuda baru kali ini Rais melihat gadis yang kecantikannya luar biasa. Lalu muncul hasratnya untuk memperisteri si gadis.
"Namamu siapa, Dik?" tanya Rais tanpa basa-basi. Sejak pertemuan di pinggir Sungai Brego tadi keduanya belum mengetahui nama masing-masing.
"Maimunah, Mas!" jawabnya. Suara gadis itu terdengar merdu sekali.
"Kamu mau jadi isteri saya?" Rais kembali bertanya. Ia sendiri tidak mengerti mengapa bisa nekad begini.
"Saya mau, asal Abah saya mengizinkan," katanya memberi angin, seraya minta Rais Abdillah menyampaikan hal itu kepada ayahnya sesampai mereka di rumah nanti. Maimunah kemudian menuturkan bahwa dirinya punya limabelas saudara perempuan yang semuanya sangat mirip dengannya.
"Jika Abah mengizinkan Mas menikahi saya, maka Abah akan meminta Mas menunjuk diri saya dengan tepat diantara enambelas gadis (termasuk dirinya) yang semuanya serupa," papar Maimunah. "Kalau Mas bisa menebak dengan tepat, maka saya jamin kita pasti akan dinikahkan," tambahnya.
"Lalu bagaimana saya bisa membedakan Adik dengan saudara-saudaramu?" tanya Rais Abdillah.
"Nanti akan ada tanda. Saat Mas disuruh menebak, akan ada seekor samberlilen (sejenis serangga yang biasa digunakan untuk bahan pembuatan Susuk Kecantikan-Red) hinggap di salah satu bahu kami. Nah, itulah saya," katanya.
Singkat cerita, tibalah mereka di kampung halaman Maimunah, yakni sebuah perkampungan bangsa jin di puncak Gunung Semeru. Kehidupan di sana hampir sama dengan kehidupan manusia. Di sana ada pasar, masjid, kios-kios pedagang, dan orang-orang yang hilir mudik.
Sesampai di rumah, mereka disambut ayah Maimunah. Sang ayah mengaku bernama Haji Abdullah. Rais pun diperkenalkan dengan limabelas saudara perempuan Maimunah. Rais terperangah, karena semuanya sangat mirip dengan Maimunah, gadis yang baru saja bersamanya tadi. Saat itu Rais tidak dapat membedakan mana Maimunah dan mana yang bukan.
Setelah istirahat beberapa saat, Haji Abdullah bertanya padanya tentang minatnya mempersunting Maimunah.
"Iya, saya ingin memperistri Maimunah, puteri Bapak," kata Rais.
"Saya tidak keberatan, asal Ananda bisa menebak dengan tepat yang mana Maimunah di antara limabelas saudara-saudaranya itu," kata Haji Abdullah memberi syarat.
"Baiklah, saya siap," timpal Rais Abdillah.
Maka acara menebak pun dimulai. Haji Abdullah memanggil keenambelas puterinya agar berkumpul. Setelah mereka berkumpul Rais dipersilakan menebak. Rais pun mulai berputar-putar di sekitar keenambelas puteri jin itu. Dia kebingungan menebak, karena tanda-tanda yang disebutkan Maimunah belum tampak.
Namun, tak lama kemudian seekor samberlilen masuk ke ruangan itu, berputar-putar sejenak, lalu hinggap di bahu salah seorang gadis puteri Haji Abdullah. Tanpa menunggu lama-lama Rais langsung menunjuk gadis itu sebagai Maimunah.
"Yang itu!" seru Rais Abdillah, yang langsung disambut dengan pelukan oleh Haji Abdullah.
"Tepat, ternyata Ananda punya pandangan makrifat. Belajar dimana ilmu makrifat itu?" kata Haji Abdullah. Setelah itu tuan rumah pun langsung menggelar acara pernikahan puterinya dengan Rais Abdillah. Acara berlangsung dengan tatacara Islam, namun sangat sederhana.

Pulang ke Kampung
Setelah resmi menjadi menantu Haji Abdullah, Rais diminta mertuanya untuk membantu berdagang. Tugasnya adalah menjaga kios milik mertuanya, yakni sebuah kios yang menyediakan semua kebutuhan dapur. Mulai dari beras, kunyit, jahe, merica dan segala bumbu dapur komplit tersedia.
Perkawinannya dengan puteri jin ini membuahkan tiga orang puteri, yang masing-masing diberi nama Hunainah, Dalilah, dan Fatihah.
Waktu terus berjalan. Tak terasa telah sepuluh tahun berlalu, Rais tiba-tiba rindu pada ibunya di kampung. Dia lalu mengutarakan hal itu pada mertuanya. Sang mertua maklum, dia memberi izin Rais pulang sekalian membawa anak dan isterinya.
Tapi sayang, isterinya tidak bersedia ikut Rais ke kampungnya. Alasannya, dia tidak bisa pisah dengan orang tuanya. Rais diminta memilih, tetap tinggal bersamanya atau ingin pulang tapi mereka harus bercerai.
Karena merasa sudah sangat lama tidak bertemu ibunya, Rais pun memilih berpisah dengan isterinya. Terpaksa ia harus pulang sendiri ke kampung halamannya. Namun, perceraian itu tidak membuat mereka bertengkar. Mereka bercerai secara baik-baik. Bahkan, ketika hendak berangkat Rais dibekali oleh mertuanya sekeranjang kunyit. Ia pun dipinjami kuda putih yang pernah ia tunggangi bersama isterinya, Maemunah. Rais Abdillah kemudian dilepas oleh isteri dan anak-anaknya beserta mertua dan adik-adik ipar yang limabelas orang itu. Suasana haru mengantar kepergian Rais Abdillah.
Sebagaimana ketika berangkatnya dulu, ketika pulang inipun kuda yang dia tunggangi tidak menjejak tanah. Kuda jin ini meluncur di angkasa kira-kira dua kali tinggi pohon kelapa. Dalam perjalanan itu pula ia dapat menyaksikan aktivitas penduduk yang dilewatinya. Ia melihat dengan jelas beberapa tetangganya yang tengah ngobrol di pasar, di jalan, bahkan ada yang sedang mengayuh becak. Ketika berjumpa dengan para tetangganya itu, ia ceritakan apa yang dilihatnya tadi, para tetangganya membenarkan.
Yang membuat heran para tetangganya, tempat mereka beraktivitas antara satu dengan yang lainnya berjauhan, terpisah sampai puluhan kilometer. Dan mereka tahunya Rais Abdillah berada di Alas Purwo. "Kok kamu tahu? Padahal saat itu kamu di Alas Purwo?" tanya seorang tetangganya terheran-heran. Rais hanya tersenyum saja.
Mengenai kunyit pemberian mertuanya tadi, oleh Rais dibuangnya satu persatu di sepanjang perjalanan. Ketika mendekati kampungnya kunyit itu hanya tersisa satu. Yang terakhir ini tidak dibuangnya, karena bentuknya unik, yakni menyerupai sebuah gelang. Karena bentuknya itulah, maka Rais pun memakainya sebagai gelang ditangan kiri.
Kuda yang ditungganginya kemudian turun, lalu menepi di Sungai Brego, Alas Purwo, tempat dimana pertama kali Rais bertemu Maimunah. Setelah itu kuda dari Gunung Semeru itu lenyap. Rais lalu pulang ke rumahnya.
Setiba di rumah Rais langsung menjumpai Ibunya. Sang Ibu menyambutnya dengan peluk cium penuh haru. Namun, Rais tidak menceritakan pengalamannya. Namun yang pasti, ketika tiba di hadapan ibunya Rais baru menyadari bahwa kunyit yang tadi dipakainya di tangan ternyata adalah emas. Ia lalu membawa emas itu ke toko emas untuk diperiksa. Hasilnya sangat mengejutkan, emas itu kadarnya 24 karat dengan berat hampir satu kilogram.
Sampai sekarang, anak-anak saya yang dari bangsa jin itu sering mengunjungi saya. Bahkan ada yang sudah menikah," cerita Rais yang kini sudah berusia di atas kepala lima dan menjadi pimpinan sebuah pondok pesantren. Ia menyebut pengalaman ini merupakan sebuah keajaiban Allah SWT yang diberikan kepada dirinya sebagai sebuah karunia yang sangat besar.


Orang Bunian Info

Pernahkah kalian mendengar istilah orang bunian atau sebangsa lelembut nah berikut simak artikel dan penjelasan tentang orang bunian
Suku Bunian atau Orang Bunian adalah nama yang mungkin sangat asing bagi kita. Tapi, kalau kita pergi ke Kalimantan, tepatnya di daerah bagian Barat, maka Bunian sudah seperti sesuatu yang lazim dibicarakan. Bunian secara umum sering didefinisikan sebagai kelompok suku gaib yang mendiami daerah tersebut. Mereka ini dikenal sakti dan katanya sering membantu manusia.

Ya, tak seperti makhluk halus kebanyakan, Bunian ini sering menciptakan cerita-cerita yang bagus. Entah mereka yang membantu manusia saat tersesat di hutan, memberi petuah-petuah, sampai melibatkan dirinya dalam perang-perang. Tapi, meskipun begitu, bagaimana pun juga Bunian adalah makhluk halus yang tak bisa diterka maunya. Kadang mereka ini juga kerap berbuat jahil dan suka menyesatkan.
Sampai sekarang ini orang-orang kebanyakan masih meragukan keberadaan Bunian. Memang sih tak pernah ada bukti validnya, tapi masyarakat sekitar sendiri begitu mempercayai eksistensi makhluk satu ini. Masih soal Bunian, berikut adalah fakta-fakta tentang makhluk unik tersebut. kasat
Bunian, Makhluk Tak Kasat Mata yang Tinggal di Hutan
Bagi orang Kalimantan Barat, Bunian sudah tentu bukan barang asing. Seperti yang sudah disinggung di bagian atas tadi, mereka ini adalah makhluk gaib yang dipercaya tinggal dan menempati daerah itu. Soal tempat, Orang Bunian diduga mendiami bagian-bagian yang tak dihuni manusia. Entah hutan, tepi-tepian sungai di pedalaman, sampai gunung-gunung.

Bunian tinggal di hutan
Mereka ini bukan makhluk gaib yang primitif, melainkan sudah punya struktur yang kompleks. Bagi yang bisa melihat hal-hal gaib, katanya akan mampu menyaksikan kehidupan orang-orang Bunian yang kurang lebih seperti manusia pada umumnya. Mereka berjualan, menikah, bahkan katanya memiliki semacam kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja.

Bunian Dikenal Sakti dan Suka Menolong Manusia
Ada banyak cerita soal orang Bunian dari masyarakat sekitar Kalbar. Beberapa di antaranya adalah kisah-kisah baik dan bisa dibilang luar biasa. Misalnya mereka yang sering menolong manusia yang tersesat dari hutan, sampai ikut serta dalam perang. Untuk perang, katanya hal tersebut memang benar.

Pasti tahu kan tragedi Sambas? Ya, banyak yang percaya jika perang antar etnis ini dibantu oleh mereka para orang-orang Bunian. Mereka melibatkan diri lantaran merasa ikut bertanggung jawab menjaga tanah yang ditempatinya. Tapi, tentu saja orang-orang Bunian ini lebih sakti karena bisa terbang dan sebagainya.
Ciri Khas Orang Bunian
Setiap makhluk halus pasti punya ciri khasnya tersendiri, termasuk si Suku Bunian ini. Secara umum, orang-orang Bunian memiliki kesamaan bentuk dengan manusia. Jadi, ya sama seperti kita, mereka bertubuh tegak, berjalan dengan dua kaki dan sebagainya.

Kalau begitu, bakal susah dong membedakan manusia dan Bunian? Mungkin iya, tapi kalau kita tahu ciri khas mereka, tentu saja hal tersebut takkan terjadi. Memang ada perbedaan yang cukup mencolok antara manusia dan suku Bunian, terutama di bagian wajah. Jadi, orang-orang Bunian ini lazimnya tidak memiliki garis tegak antara bibir atas dan bawah hidung. Tak hanya itu, mereka juga memiliki alis yang menyambung satu sama lain. Ketika melihat ada orang yang memiliki dua ciri ini, katanya ia pasti adalah Bunian.
Suku Bunian Suka Menggoda dan Menyesatkan Manusia
Meskipun dikenal baik dan suka membantu manusia, namun ada juga cerita-cerita jahat soal orang Bunian. Salah satu di antaranya adalah hobi mereka yang suka menyesatkan manusia. Jadi, orang Bunian ini memang suka sekali manusia. Makanya, kemudian mereka bakal melakukan apa pun untuk bisa membawa manusia ke dunianya.

Cara menggodanya sendiri sangat dahsyat, biasanya manusia yang jadi target bakal ditunjukkan pemandangan yang luar biasa. Bisa juga dengan gadis-gadis cantik. Bagi yang terjerat dan akhirnya ikut, maka konsekuensinya adalah takkan bisa kembali ke dunia nyata. Bisa sih dipaksakan, tapi menurut orang-orang hal tersebut hanya akan membuat si manusia menjadi tidak waras alias gila.
Bunian Tak Hanya Ada di Kalimantan
Orang Bunian mungkin identik dengan Kalimantan Barat, tapi bukan berarti makhluk satu itu hanya ada di sana. Ya, siapa yang menyangka jika Orang Bunian ternyata juga dijumpai di Minangkabau. Uniknya, hampir tak ada bedanya antaran Bunian versi Kalimantan atau pun Minangkabau.

Ya, Orang Bunian di Minangkabau ini juga dipercaya tinggal di hutan-hutan. Mereka pun juga punya kebiasaan suka menculik manusia-manusia untuk dibawa ke dunianya. Tak sampai situ, diceritakan pula kalau orang-orang Bunian Minahasa juga baik dan kadang membantu manusia.
Mempercayai hal-hal gaib memang tantangan tersendiri. Maksudnya adalah mereka ini tak pernah dibuktikan keberadaannya secara logis atau sains, tapi mereka memang ada. Agak dilematis jadinya. Termasuk Orang Bunian ini yang bagi sebagian orang dianggap eksis, tapi bagi yang lainnya tidak. Pada akhirnya keputusan untuk percaya atau tidak kembali ke masing-masing orang.
Bunian Dikenal Sakti dan Suka Menolong Manusia

Ada banyak cerita soal orang Bunian dari masyarakat sekitar Kalbar. Misalnya mereka yang sering menolong manusia yang tersesat dari hutan, sampai ikut serta dalam perang. Untuk perang, katanya hal tersebut memang benar. Pasti tahu kan tragedi Sambas? Ya, banyak yang percaya jika perang antar etnis ini dibantu oleh mereka para orang-orang Bunian. Mereka melibatkan diri lantaran merasa ikut bertanggung jawab menjaga tanah yang ditempatinya. Tapi, tentu saja orang-orang Bunian ini lebih sakti karena bisa terbang dan sebagainya.

Ciri Khas Orang Bunian

Secara umum, orang-orang Bunian memiliki kesamaan bentuk dengan manusia. Jadi, ya sama seperti kita, mereka bertubuh tegak, berjalan dengan dua kaki dan sebagainya. Kalau begitu, bakal susah dong membedakan manusia dan Bunian? Mungkin iya, tapi kalau kita tahu ciri khas mereka, tentu saja hal tersebut takkan terjadi. Memang ada perbedaan yang cukup mencolok antara manusia dan suku Bunian, terutama di bagian wajah. Jadi, orang-orang Bunian ini lazimnya tidak memiliki garis tegak antara bibir atas dan bawah hidung. Tak hanya itu, mereka juga memiliki alis yang menyambung satu sama lain. Ketika melihat ada orang yang memiliki dua ciri ini, katanya ia pasti adalah Bunian.
Setiap daerah memiliki kepercayaan tentang mahluk-mahluk bunian ini, di daerah bengkuli, orang Bunian disebut juga sebabah yang merupakan satu bentuk yang mirip dengan manusia hanya saja mereka bertubuh kecil dan berkaki terbalik.
Lebih kedaerah pedalamannya lagi ada juga kisah tentang mahluk Gugua, yang mempunyai perawakan berbulu lebat, pemalu dan suka menirukan tingkah laku dan perbuatan manusia. Konon pada zaman dahulu mahluk ini bisa ditangkap. Masyarakat dahulu menangkap mahluk ini dengan menyiapkan sebuah perangkap. Ada juga kisah tentang perkawinan mahluk ini dengan penduduk local dan mempunyai keturunan.
Di gunung Sebelat (Taman Nasional Kerinci) Orang bunian dipercaya merupakan komunitas manusia hutan. Masyarakat setempat menyebutnya Uhang Pandak. Salah satu peniliti asing yang bernama Deborah Martyr begitu sangat tertarik dengan legenda ini dan melakukan penelitian, namun hingga saat ini penelitian tersebut belum menunjukkan hasil. Istilah Uhang pandak adalah pengertian dari orang yang bertubuh pendek.
Mereka merupakan mahluk yang keberadaannya telah diketahui sejak puluhan tahun yang lalu, namun hingga saat ini sulit menemukan bukti fisik dan otentik tentang keberadaan mahluk ini. Keberadaan mereka sendiri sering dilaporkan oleh orang-orang yang secara tidak sengaja bertemu dengan mereka, banyak dari wisatawan dan peneliti mancanegara yang melakukan riset tentang alam Gunung Sebelat secara tidak sengaja bertemu dengan kumpulan mahluk ini.
Informasi yang berhasil dikumpulkan mampu memberikan gambaran tentang Uhang Pandak ini. Mereka adalah mahluk yang hidup di atas tanah, berjalan dengan kedua kakinya dengan tubuh yang diselimuti oleh bulu pendek (abu-abu hingga coklat) dan tinggi tubuh sekitar 80 cm hingga 150 cm. Beberapa ahli bahkan mengklasifikasikan Uhang Pandak sebagai bagian dari rantai evolusi yang mereka sebut “kera misterius”.
Selama tiga tahun terakhir, para peneliti lokal dan mancanegara telah menjelajah hutan dengan harapan dapat menemukan bukti keberadaan masyarakat Uhang Pandak. Mereka telah melakukan banyak cara dari mulai memasang kamera trapping di wilayah hutan terutama daerah dimana sering terjadi laporan penampakan para mahluk tersebut sampai dengan pembuatan perangkap untuk menangkap salah satu dari mahluk itu.
Para ahli merasa kawatir jika memang eksistensi keberadaan Uhang Pandak ini ada, bukan tidak mungkin mereka sedang terancam kepunahan sebagai akibat dari aktivitas penebangan dan penghancuran lingkungan mereka.
Selain uhang pandak banyak komunitas orang bunian lain yang dipercaya oleh masyarakat di berbagai daerah. Sebagian kepercayaan tersebut bahkan mengatakan bahwa komunitas masyarakat orang bunian itu bukan komunitas mahluk halus, namun suatu mahluk yang mirip manusia yang memiliki sedikit perbedaan dengan mahluk manusia, ada yang beranggapan mereka adalah ras manusia tersendiri dan merupakan bagian dari ras mahluk manusia kuno.
Terlepas dari benar tidaknya mereka adalah bagian dari mahluk halus ataupun ras manusia yang berbeda. Dunia masih menyimpan misteri tentang mereka yang harus terus dilakukan penelitian tentang keberadaan mereka. Bukankah berbagai peninggalan dan kerangka mahluk setengah kera atau yang baru-baru saja dtemukan mengenai manusia pendek dari Flores membuktikan ada suatu komunitas mahluk diluar manusia modern yang pernah ada dan bisa jadi mereka tersembunyi untuk suatu hari bisa ditemukan.